Suara.com - Nama Bari Setiadi identik dengan Baze Luxury Bus, Baze Innovating Mobility, dan PT Bahana Selaras. Bermarkas di Gunung Putri, Bogor, bidang yang ia tekuni adalah car interior specialist.
Sebelumnya, awal milenium kedua, Bari Setiadi berprofesi sebagai installer audio. Workshop dibukanya di Jalan Panjang, Kebon Jeruk dan Kedoya, Jakarta Barat dengan label Baze Audio. Ia sukses meraih sederet penghargaan kategori Sound Quality (SQ) dan Sound Pressure Level (SPL) hingga tingkat internasional yang berlangsung di Thailand.
Kemudian sekitar 2005, ia mengembangkan bisnis otomotif sebagai car interior specialist. Bari Setiadi menangani berbagai proyek dengan platform commercial vehicle. Mulai van, hingga bus. Melayani pemesanan personal mulai mobile office, mobile ATM, mobile laboratory, perpustakaan, bus pariwisata, motorhome, dan masih banyak lagi.
Perluasan segmentasi mendesain interior berbagai kendaraan yang tidak sebatas bus ini juga melandasinya mengubah tagline. Dari Baze Luxury Bus menjadi Baze Innovating Mobility.
"Tantangannya berbeda, bila pekerjaan pertama khusus menangani audio, sekarang lebih luas. Menangani interior mulai tempat duduk, audio video, fasilitas serta fitur khusus, dan berbagai detail sesuai keinginan pemesan," ungkap Bari Setiadi saat berjumpa dengan Suara.com di sebuah kedai kopi bilangan Jakarta Barat, beberapa bulan sebelum pandemi COVID-19.
Akan tetapi, satu hal tetap dipegangnya. Yaitu keseriusan berkarya, komitmen, kualitas, serta desain yang fungsional.
"Seberapa bagus pun bila tidak fungsional, ya untuk apa," tukasnya saat itu.
Semangat untuk membuat desain dan hasil terbaik itulah yang mengantarnya menjadi seorang desainer VIP Bus kondang. Buktinya bisa disimak dari kanal YouTube Baze Luxury Bus dengan subscriber mencapai 21.8 K dan Instagram yang memiliki 26.2 K followers.
Baca Juga: Obituari Dorce Gamalama: Berperan Jadi Tukang Parkir, Ngobrol Bersama Driver Ojol di Mobil
Di antara karya-karya serunya dalam catatan Suara.com adalah Mercedes-Benz Sprinter desain khusus untuk atlet paralimpiade di Asian Games 2018 Jakarta. Serta Mercedes-Benz Sprinter super luks yang dipajang di Indonesia International Motor Show atau IIMS 2019 hingga 2022.
Tidak ketinggalan pula event tahunan GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS di setiap penyelenggaraannya yang menjadi lokasi Bari Setiadi memajang karya yang sangat inovatif. Antara lain campervan hingga motorhome.
Selain itu tidak terhitung karya-karyanya lewat Baze Luxury Bus yang menangani para selebritis ternama Tanah Air hingga institusi pemerintah. Juga kerja sama dengan Agen Pemegang Merek (APM) ternama baik passenger car sampai commercial vehicle.
Mengenal sosok Bari Setiadi sejak sebelum milenium kedua, Suara.com senantiasa mendapat tambahan wawasan seputar audio mobil dan personalisasi kendaraan komersial.
Lelaki kelahiran 26 September 1972 berlatar belakang akademis Kolese Kanisius Jakarta dan Unika Atma Jaya 1991 ini tidak pernah pelit berbagi ilmu. Berbincang informatif, dan terkadang diseling humor sebagai kawan lama. Ia menikah dengan Katerin Budiarja dan dikaruniai dua putra serta satu putri, Hugo, Hubert, dan Heidi.
Salah satu bentuk jiwa sosial Bari Setiadi adalah saat beberapa tahun lalu ia bergabung dengan para alumni sekolahnya untuk olah raga lari. Dilanjutkan triathlon hingga ke luar Pulau Jawa.
Tag
Berita Terkait
-
Obituari Kwik Kian Gie: Benteng Terakhir Nurani Ekonomi Indonesia Itu Telah Berpulang
-
Ricky Siahaan: Dedikasi Maksimal pada Musik hingga Akhir Hayat
-
Heboh! Ucapan Ultah Jokowi dari Kominfo Dikira Berita Duka, Kenapa?
-
Obituari Mooryati Soedibyo: Pebisnis Mustika Ratu yang Masuk Daftar Perempuan Indonesia Berpengaruh
-
Obituari: Sayonara, Kenjiro Shinozuka Pereli Paris-Dakar Kenamaan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan