Suara.com - OLX Autos Indonesia sebagai platform layanan berbasis teknologi yang menawarkan inovasi terkini dalam transaksi jual beli mobil bekas hadir kedua kalinya di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2022.
Hadir sebagai official trade-in partner GIIAS 2022, OLX Autos melihat pertumbuhan baik dari tren jual mobil bekas di GIIAS tahun ini. Inilah salah satu kontribusi positif dari OLX Autos terhadap ekosistem industri otomotif nasional.
Pada tahun lalu, OLX Autos menerima hampir 500 booking inspeksi dan berhasil menginspeksi lebih dari 300 kendaraan mobil. Sementara itu, tahun ini OLX Autos sudah melampaui pencapaian tahun lalu untuk booking inspeksi dan inspeksi mobil di hari ketujuh (per 17 Agustus 2022) GIIAS 2022.
COO OLX Autos Indonesia, Hendri Tadjuni mengatakan, pencapaian ini mencerminkan tren mobil bekas masih memiliki kontribusi besar dalam mendorong ekosistem industri otomotif dan ini menjadi kontribusi positif kami terhadap ekosistem industri otomotif nasional.
"Tahun ini di GIIAS kami memiliki kapasitas inspeksi mobil sebanyak 1.500 kendaraan, di mana kami optimis tahun ini akan lebih banyak lagi konsumen yang ingin menjual mobil di OLX Autos untuk dapat membeli mobil impiannya di GIIAS," ungkap Hendri Tadjuni, di arena GIIAS 2022, ICE BSD, Kabupaten Tangerang.
"Inilah yang kami sebut dengan rantai penjualan yang baik. Tidak ada persaingan antara sektor mobil baru dan mobil bekas, di mana menjadi salah satu faktor pendorong pemulihan industri otomotif di Indonesia," lanjutnya.
OLX Autos percaya bahwa industri otomotif Indonesia masih memiliki potensi besar untuk terus bergerak maju selaras tema GIIAS tahun ini, yaitu "Future is Bright".
Atas dasar itu, OLX Autos berkomitmen dalam memberikan layanan jual mobil yang mudah, aman, dan cepat hanya dengan melakukan 3C yaitu cek harga, cek kondisi mobil, dan cek rekening.
Baca Juga: Diharap Sabar, Inden All-New Suzuki Baleno Sampai Oktober
Berita Terkait
-
Tren Jual Beli Mobil Bekas Nasional Lesu Pengusaha Mulai Keluhkan Pergeseran Prioritas Konsumen
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Ekspansi di Bawah Fullerton Health
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Dari Sangkar ke Rekening: Jalan Sunyi Side Hustle Jual Beli Burung
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Strategi Yadea Percepat Kepemilikan Motor Listrik Lewat Skema Kredit di PRJ 2026
-
Aturan Baru Malaysia Persulit Ekspansi Mobil Listrik China, Chery Hingga BYD Kena Imbas
-
Pemerintah Kembali Tunda Insentif Mobil Listrik, Industri Otomotif DIpaksa Menunggu Tanpa Kepastian
-
Daftar Mobil SUV 1500cc 2 Baris Terlaris Sepanjang 2026, Fronx Dikeroyok Duo Honda
-
Datsun Go Solusi Transportasi Merakyat? Kencang, Harga Miring, tapi Begini Catatan dari Pakar
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Penjualan Toyota GR Supra Justru Melejit saat Produksinya Resmi Dihentikan
-
Tunda Memaksakan Diri Nyicil Vario Evo, Ini 6 Motor Under 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar 2026
-
Ketidakjelasan Insentif Pemerintah Berisiko Hambat Laju Penjualan Mobil Listrik Nasional