Suara.com - General Manager of Marketing Communication & PR Division PT MMKSI Intan Vidiasari mengatakan penggunaan Internet of Vehicles atau IoV, mobil berteknologi internet, yang kini mulai marak di Indonesia belum punya banyak peminat.
Saat dijumpai dalam kesempatan media test drive New XPander Cross di Serpong, Tangerang, Selasa (23/8/2022) dia bahkan mengatakan IoV hanya akan sia-sia jika dipaksakan untuk tetap berada di kendaraan milik Mitsubishi.
"MMKSI itu kalau bikin mobil itu berdasarkan kebutuhan dari konsumen. Hal itu juga kita lakukan survei dan Forum Group Discussion (FGD) terhadap pelanggan kita," ungkap Intan Vidiasari seperti dilansir dari Antara.
Intan tidak menampik bahwa setiap survei yang dilakukan oleh Mitsubishi, penggunaan IoV ini memang memiliki peminatnya tersendiri.
Tetapi, hasil survei yang dilakukan bahwa teknologi ini masih tetap berada di bawah dibandingkan teknologi-teknologi seperti charging wireless maupun teknologi cruise control.
"Banyak sekali fitur-fitur lain yang sedang ngetop di berbagai mobil. Tetapi, ketika kita lakukan survei dan FGD dengan konsumen, mereka tidak terlalu memakai fitur teknologi tersebut. Jadi, buat apa kita memasang sebuah teknologi yang nantinya akan merubah harga kendaraan apabila nanti fungsinya tidak bisa dimaksimalkan yang ada malah mubazir kan," ucap dia.
Meski begitu, pihaknya juga tidak alergi dengan penggunaan teknologi tersebut. MMKSI akan terus melakukan riset dan survei ke konsumen dan akan selalu meluncurkan sebuah produk berdasarkan apa yang memang konsumen butuhkan sehingga segala fitur yang ada di setiap kendaraan Mitsubishi bisa digunakan secara maksimal.
Berita Terkait
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Bedah Data: Fenomena Unik Peminat Mobil Mitsubishi, Makin Mewah Malah Makin Laku
-
Membongkar Fakta MPV Penggerak Roda Depan yang Sering Dianggap Remeh Saat Menanjak
-
Resmi Mengaspal, Intip Pesona Sedan Baru Mitsubishi Harga Murah Tampang ala Lancer Evo
-
Bedah Data: Intip Kontrasnya Karakter Peminat Toyota Avanza vs Mitsubishi Xpander
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung