Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso sejauh ini masih menguasai segmen light duty truck (LDT) dengan pangsa pasar 55 persen.
Namun demikian, perusahaan berlogo tiga berlian ini kurang kuat di segmen medium duty truck (MDT).
Menanggapi hal ini, Aji Jaya selaku Vice President of Sales and Marketing Division PT KTB mengaku pihaknya sedang mengincar segmen MDT melalui jajaran produk yang ditawarkan.
"Ini (MDT) jadi target kita, makanya kita kalau melihat dulu ada Fuso Maruti sekarang kita punya Fuso Fighter X ini salah satu usaha kita menggarap pasar MDT agar diterima masyarakat," ujar Aji Jaya, di Sukabumi, Jawa Barat, baru-baru ini.
Lebih lanjut dikatakan Aji, salah satu strategi yang diterapkan adalah dengan meningkatkan spesifikasi kendaraan di segmen tersebut.
Contohnya KTB telah menerapkan penggunaan air brake system dan peningkatan dimensi dan tenaga.
"Kalau dulu lihat Fuso lama tenaga 220 PS sekarang di produk Fighter X ada 270 PS dan 240 PS. Hal ini dilakukan supaya produk kita bisa diterima konsumen maka harus menyesuaikan kebutuhan," ungkap Aji Jaya.
Sebelumnya Executive Vice President of Sales And Marketing Division PT KTB, Duljatmono mengatakan, pihaknya akan berupaya mengejar ketertinggalan tersebut.
"Ya, kami memang masih tertinggal di segmen ini (MDT). Di 2022 ini dicoba untuk mengejar ketertinggalan, apalagi kami punya Mitsubishi Fuso Fighter," tutup Duljatmono.
Baca Juga: PT KTB Siap Tambah Varian Euro 4 Tahun Ini
Berita Terkait
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
-
Detik-detik Mencekam di Cipatat: Angkot Berhenti Bawa Pelajar Dihantam Fuso hingga Terguling!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Kelancaran Logistik Lewat Layanan Zero Down Time di GIICOMVEC 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar