Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), mengumumkan penyediaan program perpanjangan untuk layanan darurat 24 Jam atau 24 Hours Emergency Services melalui 24 Hours Emergency Service Extended.
Program ini, merupakan layanan emergensi yang dapat diakses secara gratis oleh konsumen Mitsubishi Motors dalam kurun waktu tiga tahun, yang dimulai sejak tanggal pembelian kendaraan Mitsubsihi Motors.
Namun, lewat program 24 Hours Emergency Service Extended, konsumen yang memiliki catatan periode pembelian kendaraan di atas tiga tahun, akan tetap dapat memanfaatkan layanan darurat 24 jam. Caranya adalah melakukan pembelian program 24 HES Extended di dealer resmi Mitsubishi.
Program ini bertujuan untuk memberikan rasa tenang dan aman kepada para pengguna Mitsubishi Motors di Indonesia setelah melewati masa garansi kendaraan tiga tahun per 100.000 km.
Dari data PT MMKSI, lebih dari 50 persen pengguna layanan 24 Hours Emergency Service adalah konsumen yang telah masuk dalam periode Out of Warranty.
"Kami dapat memastikan bahwa Layanan 24 Hours Emergency Service Extended dapat memberikan manfaat lebih kepada konsumen, terutama pada saat darurat di mana diperlukan untuk melakukan penggantian ban, kunci tertinggal di dalam kendaraan, jumpstart, pengisian bahan bakar dan juga mobil derek," ungkap Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI.
Dalam program 24 Hours Emergency Service Extended, pengguna mobil Mitsubishi Motors dapat membeli dua opsi pilihan paket yang tersedia, yakni:
- Paket bundling dengan Extended Smart Package (2,4, atau 6 kali) sehingga layanan 24 HES ini langsung termasuk di dalam paket selama satu tahun.
- Opsi kedua adalah membeli paket 24 HES dengan biaya terpisah senilai Rp 300.000 per tahun yang sudah termasuk layanan penggantian ban, kunci, jumpstart, dan pengisian bahan bakar.
Baca Juga: Sri Ratu Elizabeth II Mangkat, Mobil Favorit Beliau: Produk Britania Raya Jadi Prioritas
Berita Terkait
-
Tingkatkan Efisiensi hingga 40 Persen, Alasan Fastana Logistik Indonesia Kepincut Fuso eCanter
-
Semakin Diterima Luas, Truk Listrik Fuso eCanter Diserahkan ke Konsumen di GIIAS 2026
-
MMKSI Optimistis Penjualan Mitsubishi XForce Capai Target di GIIAS 2026
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
5 Tipe Pengendara SUV, Anda yang Mana? Ini Opsi 6 Mobil Bekas Murah dan Bandel
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau