Suara.com - Intensitas curah hujan sudah mulai meninggi di beberapa wilayah di Indonesia. Artinya, mempersiapkan mobil supaya aman dan nyaman saat digunakan di tengah kondisi hujan menjadi sebuah kewajiban.
Diikutip dari Auto2000, ada berbagai komponen mobil perlu dicek kondisinya. Berikut wacananya:
Memasuki musim hujan, pemilik sebaiknya memeriksa tingkat keausan telapak ban dengan melihat Tread Wear Indicator (TWI) yang ada di alur ban mobil.
Telapak ban aus yang telah melewati batas TWI membuat pengendalian mobil menjadi sulit di jalan licin.
Periksa juga tekanan udara ban sesuai standar yang berlaku, sehingga mobil dapat dikemudikan dengan baik.
Cek rem mobil dengan memeriksa kampas rem dan mengisi tabung minyak rem sesuai takaran. Periksa pula saluran rem dari kebocoran.
Cek kondisi aki mobil dan alternator untuk menjaga kinerjanya menyuplai perangkat listrik yang bekerja ekstra saat hujan.
Selanjutnya pastikan wiper dalam kondisi baik, termasuk washer pembersih kaca, serta gagang dan motor penggerak wiper.
Periksa air pembersih kaca, jangan sampai kosong karena akan menyulitkan saat kaca kotor.
Baca Juga: Dua Rolls-Royce Phantom Jadi Kereta Raja Charles III di London dan Edinburgh
Cek seluruh lampu, mulai dari lampu utama, sein, fog lamp, hingga lampu belakang jangan sampai ada yang mati.
Pastikan AC berfungsi baik supaya tidak mengganggu visibilitas pengemudi lantaran kaca depan berembun. Termasuk juga dalam pemeriksaan sistem AC adalah filter kabin, sirkulasi udara, AC belakang, dan selang AC.
Kaki-kaki seperti sistem kemudi dan suspensi yang optimal turut menjaga performa mobil di jalan basah. Periksa pula kondisi mesin mobil agar tidak bermasalah di tengah hujan deras.
Berikutnya adalah komponen elektrik. Masuk ke dalam kelompok ini adalah lampu besar, kecil, sein, hazard, mundur, panel instrumen, dan wiper.
Lanjut komponen sasis dan bodi, yakni pengecekan pedal kopling atau rem, minyak rem, power steering, dan ban.
Berita Terkait
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Mau Terjang Banjir pas Naik Mobil? Jangan Nekat kalau Ketinggian Air Lebih dari Segini
-
6 Deterjen Antibakteri agar Baju Tak Bau Apek di Musim Hujan, Mulai Rp14 Ribuan
-
IDAI Ingatkan Lonjakan Penyakit Anak di Musim Hujan: Waspada Super Flu hingga Bahaya Zat Kimia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet
-
Rapor Merah Keselamatan Chery Tiggo 7 Pro Usai Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP
-
Hankook Tire Indonesia Bidik Dominasi Pasar Ban Kendaraan Listrik dan SUV di Tahun 2026
-
5 Sepeda Listrik untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Stabil Dipakai Harian
-
Impor Kendaraan India Koperasi Merah Putih Mengancam Nasib Ribuan Buruh Industri Otomotif
-
Terpopuler: Biaya Ganti Baterai Mobil Hybrid, Update Harga Yamaha Aerox Februari 2026
-
Berapa Biaya Ganti Baterai Mobil Hybrid setelah 5 Tahun?