Suara.com - Kia mengimbau kepada para pemilik Kia Sorento dan Kia Sportage agar tidak memarkir model-model ini di garasi. Pasalnya ada risiko kebakaran.
Dalam pemberitahuan penarikan itu disebutkan bahwa ada bahan asing dan kontaminasi kelembapan pada modul tow hitch harness. Kondisi ini berpotensi memicu kebakaran modul harness tow hitch atau korsleting listrik.
Sementara aksesori harness tow hitch dipasok oleh Mobis Parts America.
Melansir Carscoops, Kantor Keselamatan Kia Amerika Utara telah mengidentifikasi beberapa kebakaran terkait masalah yang dialami pabrikan mobil asal Korea Selatan ini.
Dalam penyelidikan, petugas menemukan kasus kebakaran yang terjadi pada Kia Sorento produksi 2016.
Untuk itu, perusahaan harus melakukan penarikan kembali atau recall. Jajaran produk yang terlibat di antaranya Kia Sorento 2016-2022 yang diproduksi antara 27 Oktober 2014 hingga 12 September 2022.
Ada juga model Kia Sorento hybrid 2021-2023 yang diproduksi dari 2 September 2020 hingga 31 Agustus 2022, dan Kia 2017-2022.
Sementara untuk Kia Sportage yang dikenai recall untuk produk buatan 10 Desember 2015 hingga 7 Desember 2021.
Baca Juga: Ada Kendala di Rem Parkir Elektronik, Toyota Recall 84.000 Unit Kendaraan
Tercatat sebanyak 70.887 kendaraan terlibat dalam penarikan atau recall terbaru ini.
Kia masih mengerjakan perbaikan untuk masalah ini dan mendorong pemilik kendaraan yang terkena dampak untuk memarkirnya di luar rumah. Tidak di garasi dan jauh dari pemukiman sampai perbaikan dilakukan.
Berita Terkait
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Belajar dari Kasus Recall Honda: Bagaimana Karat Subframe Menghancurkan Geometri Kaki-kaki Mobil?
-
Mazda Dalam Penyelidikan Pasca Tersangkut Masalah Recall Produk
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?