Suara.com - Maidi, Wali Kota Madiun telah mengenalkan motor listrik kepada Organisasi Perangkat Daerah atau OPD dan masyarakat. Bersama Direksi PLN UP3 Madiun serta jajaran, mereka mengendarai motor listrik di sejumlah ruas jalan, Jumat (23/9/2022).
Antara lain melintasi sejumlah pusat keramaian masyarakat, seperti Pasar Besar Madiun, Bunderan Taman, Restoran Kereta Api Jalan Bogowonto, lapak UMKM kelurahan, dan Balai Kota Madiun.
Dikutip dari kantor berita Antara, lelaki kelahiran Magetan 12 Mei 1961 itu mengungkapkan akan segera mengganti kendaraan dinas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Madiun. Pilihannya sekarang adalah motor bertenaga listrik guna mewujudkan pemerintahan yang berorientasi ramah lingkungan.
"Tidak hanya mobil dinas wali kota, para pejabat eselon II juga akan mendapatkan fasilitas yang sama. Begitu pula motor dinas bagi pegawai di lingkup Pemkot Madiun akan menggunakan motor listrik," jelasnya dalam kegiatan sosialisasi kendaraan elektrifikasi bersama jajaran Direksi PLN UP3 Madiun.
Lelaki yang menjabat sebagai Wali Kota Madiun sejak 2019 ini menyatakan wacana penggunaan kendaraan dinas bertenaga listrik di Pemkot Madiun itu adalah menjalankan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Listrik Sebagai Mobil Dinas.
"Prinsipnya, Kota Madiun telah siap menjalankan Inpres. Tahun depan bisa digunakan," tandas Maidi.
Selain amanat Inpres, Maidi menegaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik memiliki sejumlah keunggulan, salah satunya adalah hemat energi. Lainnya, tidak bising dan tidak memiliki emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan.
Ke depannya, pihaknya berharap penggunaan kendaraan listrik bisa semakin marak di masyarakat agar udara di Kota Madiun akan lebih bersih dan sehat.
Baca Juga: Pengamat: Di Era Elektrifikasi, Mobil Listrik Compact Bakal Mengungguli SUV dan LMPV
Tag
Berita Terkait
-
Less Waste dari Rumah: Mulai dengan Tidak Menyia-nyiakan Produk
-
Sedotan Kertas Makin Banyak Digunakan, Benarkah Lebih Ramah Lingkungan?
-
Tren Bawa Tumbler Makin Populer, Sudahkah Benar-Benar Ramah Lingkungan?
-
Sidang Perdana Kasus Korupsi Maidi Digelar Pekan Depan, KPK Siapkan Pembacaan Dakwaan
-
Hidup Ramah Lingkungan di Tengah Gaya Hidup Konsumtif: Tantangan atau Beban?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga