Suara.com - Era mobil listrik sedikit banyak berpengaruh terhadap industri modifikasi. Mulai desain nuansa futuristik hingga mesin yang berbeda bisa jadi perlu waktu untuk direspon. Semisal membuat kosmetik atau aksesoris aftermarket, sampai ubahan interior termasuk sektor entertainment.
Uniknya, peluang untuk langkah modifikasi tetap besar. Antara lain seperti diungkapkan Tomi Gunawan dari Tomi Airbrush. Ia menyatakan bahwa modifikasi akan tetap menarik di era mobil listrik.
"Pasti akan tetap menarik karena di mobil atau motor listrik modifikasi engine akan lebih keren lagi," ujar Tomi kepada Suara.com.
Nantinya, lanjut Tomi, mobil listrik atau motor listrik akan lebih kencang. Jadi dari sisi tenaga bisa dimodifikasi agar lebih besar. Karena itu motor mobil listrik membuka peluang untuk dimodifikasi.
"Kendaraan listrik memiliki controller dan bisa diupgrade dan setting dari komputer. Jadi eranya bakal beradu di sisi teknologi," kata Tomi.
Namun demikian, sambung Tomi, transisi menuju kendaraan listrik bukan tanpa hambatan. Tantangan saat ini adalah sama-sama belajar menghasilkan produk kendaraan listrik.
Mungkin yang pengalaman atau sudah lebih dulu terjun akan bisa lebih banyak bercerita, demikian ia menyampaikan.
Baca Juga: Menperin Optimis Target Produksi 2 Juta Unit Motor Listrik Bisa Direalisasikan dalam Waktu Dekat
"Kami sudah mempelajari bagaimana mobil listrik dan motor listrik. Sekarang mobil sudah bisa dikonversi dan juga sudah melihat tren ini mulai dua tahun lalu," tutup Tomi.
Berita Terkait
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?