Suara.com - Performa sebuah sepeda motor akan optimal bila perawatannya dijaga. Pemahamannya, dengan cara dirawat maka kondisi mesin dan seluruh komponen akan bersih dan terpelihara sehingga mampu berfungsi sebagaimana mestinya.
Dikutip dari laman Suzuki Indonesia, untuk mendapatkan performa terbaik sebuah motor bebek, maka kendaraan ini harus dirawat. Dan secara universal, peraawatan bisa diterapkan untuk semua jenis sepeda motor.
Berikut adalah tips dari Suzuki Indonesia untuk perawatan sepeda motor bebek dan kendaraan roda dua pada umumnya:
Ganti oli secara rutin
- Pelumas atau oli memiliki fungsi melindungi komponen dari gesekan. Penggantian bisa merujuk km (kilometer) atau disesuaikan dengan jarak tempuh.
- Semakin sering motor dipakai, penggantian bisa kurang dari tiga bulan.
- Simak kondisi oli, bila sudah encer harus segera diganti dan pastikan pilih oli berkualitas.
Periksa filter oli
- Filter oli berfungsi untuk menyaring oli agar dapat bekerja melumasi seluruh bagian motor secara sempurna, perlu diperiksa saat servis rutin dan biasanya sekaligus diganti.
- Jika filter oli sudah kotor maka proses penyaringan pelumas akan semakin menurun. Kualitas oli yang digunakan pun tidak akan terjamin. Oli bisa saja menjadi lebih encer dan kotoran yang masuk bisa merusak mesin.
- Kotoran di filter timbul dari gram hasil dari gesekan antarlogam. Ditambah lagi kotoran dari luar seperti saat kendaraan menerobos genangan air.
Panaskan mesin sebelum tunggangan diajak melaju
- Meski motor bebek telah dilengkapi teknologi fuel injection, kegiatan memanaskan mesin sepeda motor tetap penting. Kuncinya, untuk motor injeksi atau non-karburator hanya perlu satu hingga dua menit sebelum digunakan.
- Sementara dengan sistem karburator antara lima sampai 10 menit. Tujuannya agar oli mesin dapat naik dan melumasi semua bagian mesin sebelum komponen saling bergesekan.
- Cara memanaskan yang benar tidak boleh menarik gas terlalu dalam. Cukup gas tipis saja supaya motor menyala dan oli mesin cepat naik.
Cek kondisi aki secara berkala
- Bedakan antara aki basah dan kering. Untuk tipe basah, pengisian ulang air aki dibutuhkan untuk menjaga keberlangsungan sistem kelistrikan motor.
- Area luar aki juga mesti dibersihkan dari kerak dan perlu diganti sekira dua tahun sekali.
Bersihkan dan lumasi rantai
- Perhatikan komponen rantai yang berfungsi untuk menggerakkan roda. Tanpa kondisi rantai yang prima maka putaran roda belakang dan depan akan terpengaruh.
- Rantai berbeda dibandingkan CVT belt pada motor matik. Sehingga komponen ini perlu perawatan rutin. Caranya dibersihkan dan diberi pelumas. Kondisi rantai juga bisa kendur sehingga perlu disetel ulang.
- Jangan tunggu hingga rantai putus, apalagi rantai memiliki masa pakai. Biasanya diganti lima tahun sekali, utamanya bagi motor yang sering dipakai.
Perhatikan busi
Baca Juga: Sederet Faktor Ini Membuat Pelumas Mesin Harus Rutin Diganti
- Busi berperan penting untuk memantik api sehingga terjadi proses pembakaran di dalam dapur pacu. Tanpa busi kondisi prima, motor akan sulit menyalakan. Bisa terjadi kondisi brebet bahkan mati kapan saja.
- Sama seperti aki, busi memiliki usia pakai dua tahunan. Ciri busi yang sudah tidak bisa digunakan lagi adalah warna berubah menghitam dan bensin lebih boros.
- Busi yang kualitasnya masih bagus biasanya berwarna kecokelatan atau merah bata di bagian elektroda. Oleh karena itu ketika terjadi kemacetan pada motor biasanya yang dicek adalah bagian busi terlebih dahulu.
Berita Terkait
-
6 HP Xiaomi Performa Tinggi dan Kamera Jernih Mulai Rp5 Jutaan
-
Vivo V70 Elite vs iQOO 15R: Mana yang Lebih Layak Dibeli?
-
Tablet iPad Air (2026) Muncul di Geekbench, Performa Hampir Setara iPad Pro
-
7 Rekomendasi Motor Bebek Terbaik untuk Mudik Lebaran 2026
-
Dipuji Tak Terbang, Marco Bezzecchi Fokus Tampil Maksimal Sejak Awal Musim
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Bahaya yang Menanti Jika Motor Tidak Segera Diservis Setelah Dibawa Mudik Lebaran
-
Bongkar Total Biaya 10 Tahun Kepemilikan Honda Brio vs BYD Atto 1, Mana Paling Hemat?
-
Berapa Saldo E-Toll yang Dibutuhkan dari Semarang ke Jakarta untuk Arus Balik? Ini Rinciannya
-
6 Deretan Fakta Rute Sawah Google Maps Menuju Tol Jogja-Solo Lebaran 2026, Pemudik Jadi Korban
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik Jeep, SUV Tangguh Ramah Lingkungan
-
6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM
-
Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik
-
Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Suzuki Fronx Pajaknya Berapa? Ini Update Harganya Per Maret 2026
-
5 Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater untuk Jangka Panjang