Suara.com - Para petugas Kepolisian Resor Pekalongan Kota, Jawa Tengah pagi tadi, Jumat (9/12/2022) tampak menghentikan para pengendara. Urusannya bukan soal bukti pelanggaran atau tilang, melainkan memberikan hidangan untuk disantap langsung.
Dikutip dari kantor berita Antara, Polres Pekalongan menggagas program "Jumat Berkah Sarapan Kanggo Warga". Yaitu membagikan nasi dan lauk secara gratis pada para pengendara yang melintas di jalan raya.
Kepala Polres Pekalongan Kota AKBP Wahyu Rohadi di Pekalongan mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Polri untuk berbagi rezeki dengan masyarakat yang akan bekerja tetapi belum sempat makan di rumah.
"Di sini kami berhentikan pengendara namun bukan untuk diberikan bukti pelanggaran, melainkan diberikan sarapan secara gratis," jelasnya.
AKBP Wahyu Rohadi didampingi Kepala Kepolisian Sektor Pekalongan Utara Kompol Hendro Sulistyo mengatakan kegiatan program "Jumat Berkah Sarapan Kanggo Warga" ini akan terus digelar setiap Jumat.
"Kami bersyukur kegiatan ini mendapat tanggapan yang baik dari warga. Kami ingin mengajak masyarakat ikut berbagi, yaitu yang memiliki rezeki melimpah dan ingin berbagi bersama," tutur AKBP Wahyu Rohadi.
Beberapa pengendara sepeda motor mengatakan mereka sempat kaget saat diberhentikan petugas kepolisian karena mengira ada razia atau pemeriksaan kendaraan.
Seorang pengendara bernama Suyanto mengatakan bahwa ia tidak mengenakan helm dan membawa dokumen berkendara. Dalam benaknya diberikan tilang oleh Polisi.
"Akan tetapi, ternyata malah diberi rezeki berupa sarapan pagi. Saya berharap semoga Polisi semakin ramah dengan para warga," katanya.
Baca Juga: Kembangkan Garda Mobile Otocare, Asuransi Astra Dapatkan Best Digital Brand Awards 2022
Berita Terkait
-
Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif
-
Diserempet dan Digertak Warga Lokal di Bandung, Ricky Five Minutes Beri Jawaban Menohok
-
Buru-Buru Malah Berujung Malu: Seni Mengelola Kesabaran di Jalan Raya
-
Lebih dari Sekadar Nilai Akademik: Mengapa Empati Adalah Kunci Masa Depan Anak?
-
Isu Harga BBM Tembus Rp17 Ribu, Pengendara: Mending Full Tank Sekarang!
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar
-
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC
-
Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak