Suara.com - Indonesia Battery Corporation (IBC) serta PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKON) menggalang kerja sama dalam kerangka mendukung pengembangan dan percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Dikutip kantor berita Antara dari rilis tertulis, kedua belah pihak mengambilalih sebagian kepemilikan saham WIKON di PT Wika Industri Manufaktur (WIMA) sebagai produsen motor listrik Gesits oleh IBC.
Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury menyambut positif penandatanganan Perjanjian Jual-Beli Saham (Sales and Purchase Agreement/SPA) antara WIKON dan IBC, karena merupakan sebuah sinergi BUMN untuk membangun mata rantai ekosistem dari Electric Vehicle (EV) di Indonesia.
"Saya betul-betul berharap, ke depan kami betul-betul mendorong pengembangan EV di Indonesia. Termasuk melakukan beberapa perubahan bisnis model, di antaranya pengembangan battery swap yang memang bisa betul-betul dikembangkan untuk bisa menurunkan biaya overrun ownership cost para pemilik motor, karena ini merupakan salah satu kendala yang mungkin yang paling utama," tukas Pahala Nugraha Mansury.
Sinergi antara IBC dan WIKON adalah inisiatif strategis yang disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir mengenai ketahanan energi nasional dengan membangun ekosistem baterai dan membangun ekosistem EV di Indonesia.
Penandatanganan SPA WIMA sebagai produsen motor listrik Gesits, ditandatangani Direktur Utama WIKON Dwi Johardian dan Direktur Utama IBC Toto Nugroho yang disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury.
Direktur Utama WIKON Dwi Johardian berharap dengan ekosistem terintegrasi dari hulu ke hilir ke depannya WIMA dapat menjalankan proses bisnis yang lebih efisien sehingga dapat melahirkan produk unggulan di industri kendaraan listrik dan menunjukkan daya saing di sektor kendaraan pada umumnya.
"Salah satu kekuatan yang ditawarkan IBC terletak pada ekosistem industri baterai terintegrasi, di mana baterai merupakan komponen utama sebagai sumber energi untuk kendaraan listrik dan ikut berkontribusi signifikan pada komponen biaya kendaraan listrik di pasar," papar Dwi Johardian.
"Dengan demikian, kolaborasi WIKON dan IBC merupakan langkah yang tepat bagi pengembangan Gesits sebagai kendaraan motor listrik roda dua karya anak bangsa pertama," tuturnya.
Sedangkan Direktur Utama WIMA M Samyarto menyambut positif sinergi antara WIKON dan IBC.
"Dengan keterlibatan IBC, kami optimis di masa mendatang bisa melakukan sinergi dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi. Selain itu dengan bergabungnya IBC di WIMA bisa meningkatkan TKDN baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik," ungkap M Samyarto.
Direktur Utama IBC Toto Nugroho menyampaikan proses pengambilalihan saham WIMA merupakan langkah IBC dalam mengakselerasi pembentukan ekosistem kendaraan listrik nasional yang terintegrasi dengan industri baterainya.
Sinergi kedua perusahaan diyakini sebagai perpaduan yang tepat, di mana WIKON sebagai perusahaan yang telah lama berkecimpung di industri autoparts serta menjadi produsen dari motor listrik Gesits dan IBC sebagai Holding Industri Baterai Kendaraan Listrik yang didirikan oleh MIND ID, PT Pertamina Power Indonesia, PT PLN (Persero), dan PT Aneka Tambang Tbk.
Berita Terkait
-
Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara
-
Nyaris Seluruh Faskes di Daerah Bencana Sumatera Berfungsi Normal
-
Huntara untuk Korban Bencana di Aceh 100 Persen Rampung
-
DPR Laporkan 8 Poin Hasil Panja Percepatan Reformasi Polri, Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Hampir Semua Pasar di Kabupaten/Kota 3 Provinsi Terdampak Bencana Telah Operasional Melayani Pembeli
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Gaji 6 Juta Mau Ambil Kredit Mobil? Ini Itung-itungan dan Opsi yang Layak Dilirik
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?