Suara.com - PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memastikan bila konsumen yang menginginkan New Mitsubishi Xpander Cross baru tidak perlu lagi menunggu lama atau harus inden.
"Sekarang dealer sudah punya ready stock, jadi konsumen yang ingin memesan tidak perlu khawatir. Sekarang kita berusaha bikin secepat-cepatnya," ujar Tetsuhiro Tsuchida, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, dalam keterangannya.
Lebih lanjut, Tetsuhiro Tsuchida mengatakan, dari waktu GIIAS sebenarnya pihaknya sudah menjelaskan, bahwa unit akan dikirimkan ke konsumen mulai Oktober 2022.
Sedangkan produksi secara massal juga dilakukan di Oktober dan sekarang sudah mulai dikirimkan ke konsumen yang sudah memesan.
"Dari waktu GIIAS sudah mengatakan pesanan sudah masuk 3.000 unit. Sekarang juga tambah terus dan akan kita kejar secepatnya," terang Tsuchida.
New Mitsubishi Xpander Cross sendiri sudah dibekali fitur pengereman ABS + EBD + BA, Active Stability Control untuk menunjung kestabilan mobil saat melesat, Hill Start Assist (HSA) yang menjaga mobil tetap aman saat menanjak, dan dual SRS Airbag juga siap melindungi pengguna saat terjadi benturan.
Terdapat juga fitur Active Yaw Control (AYC), berfungsi untuk meningkatkan performa saat menikung, memastikan kendaraan merespon sesuai dengan keinginan pengemudi saat bermanuver.
Urusan tenaga New Mitsubishi Xpander Cross mengandalkan mesin MIVEC, DOHC, 16 katup berkapasitas 1.500 cc, mampu menghasilkan tenaga 103 dk pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.
Tag
Berita Terkait
-
Xpander dan Xpander Cross Dominasi Penjualan Mitsubishi di Indonesia Sepanjang 2022, Minicab MiEV Kontribusi Lingkungan
-
Marselino Ferdinan Jadi Pemain Muda Terbaik AFF 2022, Netizen Dorong untuk Abroad
-
Best 5 Oto: Uji Coba Truk Listrik Mitsubishi eCanter, Penjualan Mobil Astra Masa Pandemi, Launching Tim MotoGP Jakarta
-
Uji Coba Truk Listrik Mitsubishi eCanter, KTB Jalin Kerja Sama dengan PT Nestle Indonesia dan PT Pos Indonesia
-
Dibandrol dengan Harga Selangit, Mobil-Mobil Mewah Ini Bak Kehilangan Martabat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya