Suara.com - PT Astra Honda Motor (AHM) menyatakan bakal menghadirkan sepeda motor listrik di kuartal kedua 2023. Kabar menarik ini hadir saat digelar buka puasa bersama atau bukber yang mengumumkan pergantian dalam susunan manajemen perusahaan.
Yaitu Johannes Loman yang menjabat sebagai Executive Vice President AHM digantikan Thomas Wijaya. Kemudian Octavianus Dwi Prijanto Putro, Chief Operating Officer PT Astra International-Honda (Astra Motor) menggantikan posisi Thomas Wijaya sebelumnya.
"Sejak kami mengenalkan roadmap di Indonesia Motor Show (IMOS), penyesuaian, spesifikasi dan fitur-fitur yang dibutuhkan konsumen di Tanah Air kami pelajari. Termasuk culture dan infrastruktur," papar Thomas Wijaya, Executive Vice President Director AHM.
Disebutkannya pula bahwa berbagai penyesuaian akan dilakukan AHM agar bisa masuk dalam ekosistem kendaraan ramah lingkungan dengan produk yang tepat.
"Harapannya, bila kendaraan ramah lingkungan ini dipasarkan di Indonesia bisa diterima dengan baik, karena sesuai kebutuhan konsumen," lanjutnya sembari menyatakan perkiraan pemasaran d pasar nasional adalah sekira semester kedua 2023.
Adapun sumber energi atau baterai yang akan digunakan untuk sepeda motor listrik Honda nantinya disediakan dua model. Yaitu model swappable battery serta rechargeable battery.
"Semua kendaraan listrik akan kami produksi di Indonesia, juga akan tersedia dua pilihan, baik swap dan baterai charging atau tanam," lanjut Thomas Wijaya.
Disebut pertama menggunakan baterai yang bisa ditukar-pakai dan cukup menuju stasiun penggantian sumber energi. Sementara disebut kedua bisa menggunakan sumber daya di rumah maupun berbagai lokasi pengisian sumber listrik umum.
Ia menambahkan bahwa subsidi untuk kendaraan listrik yang diberikan pemerintah berupa insentif mesti dimanfaatkan, agar pengguna sepeda motor Honda bisa mendapatkan produk listrik nantinya.
"Secara bertahap kami akan penuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dianjurkan oleh pemerintah, yaitu mencapai 40 persen. Dengan adanya keluar aturan ini, kami tentu sudah memahami dan mempelajari penyesuaian-penyesuaian yang sudah ditentukan untuk bisa mencapai TKDN yang ditetapkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Elektrifikasi Transportasi Kian Melaju, Target 10.000 Bus Listrik Didukung Ekosistem Terintegrasi
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Aturan Keamanan Baru China Berpotensi Dongkrak Harga Mobil Listrik Dunia
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Mengapa Mitsubishi Pajero Sport Masih Sulit Ditumbangkan di Segmen SUV Menengah
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid
-
Harga Jual Kembali Mobil China Masih Kalah Jauh dari Merek Jepang
-
Xpeng X9 Terbaru Bawa Teknologi Canggih dan Kabin Makin Senyap
-
Apakah Ngebut Bikin Bensin Motor Lebih Boros? Ini Cara agar Tetap Hemat
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta