Suara.com - Tissot, jam tangan produksi Swiss, bagian dari Grup Swatch melanjutkan kemitraan dengan Dorna WSBK Organization (DWO).
Dikutip dari rilis resmi Dorna WorldSBK sebagaimana diterima Suara.com, Tissot bekerja sama dengan DWO dalam kejuaraan World Superbike atau WorldSBK atau WSBK sejak 2011.
Kemudian mulai 2019, Superpole untuk Race 2 atau hari kedua gelaran (Minggu) disebut sebagai Tissot Superpole Races dan dicatat perolehan waktunya. Rider dengan angka tercepat diberi hadiah khusus bila menempati peringkat puncak Superpole.
"Kami bangga melanjutkan kemitraan kami dengan WorldSBK. Sebuah asosiasi penyelenggara balapan yang sempurna karena berbagi nilai penting kami tentang waktu, presisi, dan performa tinggi. WorldSBK adalah olah raga dan semangat yang dekat dengan masyarakat, begitu pula Tissot," jelas Sylvain Dolla, CEO Tissot.
"Kami berharap dapat melanjutkan kemitraan jangka panjang kami dengan Tissot. Kami mulai bekerja sama pada 2011, dan sejak itu kolaborasi kami sangat bermanfaat. Tissot dan WorldSBK adalah pasangan yang hebat karena kejuaraan ini menyediakan platform yang ideal untuk meningkatkan nilai inti brand," sambut Francesco Valentino, Head of Commercial & Marketing WorldSBK.
Menandai keberlanjutan kerja sama antara DWO dan Tissot, brand jam tangan ini tetap menempati posisi menjadi pencatat waktu resmi atau Official Timekeeper dari MOTUL FIM World Superbike Championship.
Sebagai mitra utama, papan pariwara brand ini akan menghias sisi trek, serta menjadi Event Main Partner di beberapa putaran terpilih. Antara lain untuk seri balapan WSBK Spanyol di Sirkuit Aragon 2023.
Selain itu, Tissot juga akan melibatkan penggemar di luar lintasan dan melalui saluran digital lewat game Predictor yang sebelumnya sudah ada untuk balapan MotoGP™.
Bagi para pencinta WSBK kini bisa menebak pembalap siapa yang akan menang di sesi Superpole sepanjang musim melalui SBK® Predictor dan memiliki kesempatan untuk memenangkan tontonan T-Race setiap putaran serta hadiah lainnya seperti VIP Experience.
Berita Terkait
-
Jadi Anak Baru di MotoGP, Toprak Razgatlioglu Tegaskan WSBK Juga Kompetitif
-
Jam Tangan Ini Dijual Rp 7,6 Juta Buat Sindir Tarif Trump, Tertarik Beli?
-
Nyaman di KTM Tech3, Maverick Vinales Tolak Tawaran Pindah ke WorldSBK
-
Serupa Tapi Tak Sama, Ini 5 Perbedaan MotoGP dan WorldSBK
-
Terbaik di WorldSBK, Toprak Tak Yakin Bisa Ulang Prestasinya di MotoGP
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?