Suara.com - Suzuki XL7 Hybrid saat ini telah dilengkapi degngan teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) yang sebelumnya sudah lebih dulu ditanamkan pada Ertiga dan Grand Vitara.
Dengan teknologi baru yang dimiliki, PT Suzuki Indomobil Sales (PT SIS) mencatat bahwa calon konsumen yang tertarik hanya perlu merogoh kantong sebesar Rp15.394 per harinya (bagi transmisi otomatis/AT) dan Rp15.080 per harinya (bagi transmisi manual/MT).
Menurut Hariadi, Asst. to Dept. Head 4W Sales PT SIS, data Suzuki sendiri menunjukkan 64% permintaan unit XL7 menyasar tipe New XL7 Hybrid yang sudah diperlengkapi teknologi SHVS yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Sebelum melakukan pembelian mobil, ada baiknya calon konsumen melakukan riset terlebih dahulu agar lebih yakin terhadap keputusan yang akan diambil.
Sebab biaya kepemilikan unit menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Dalam penghitungannya, biaya ini menghitung seberapa besar biaya perawatan mobil hingga biaya pajak kendaraan tahunan.
"Penting bagi calon konsumen untuk menimbang pilihan kendaraan yang ramah lingkungan, efisien, dan ramah di kantong. Ditambah, New XL7 Hybrid ini juga memiliki masa garansi Lithium-Ion Battery hingga 8 tahun atau 160 ribu kilometer sebagai wujud komitmen dari Suzuki akan jaminan ketahanan Lithium-Ion Battery dan layanan aftersalesnya," kata Hariadi, Jumat (4/8/2023).
Biaya Perawatan Berkala
Suzuki sendiri memberikan program free service bagi pelanggan Suzuki XL7 Hybrid hingga jarak tempuh 50.000 km. Dalam jangka waktu 5 tahun atau jarak tempuh hingga 100.000 km, biaya service baru akan muncul ketika mobil sudah mencapai 40.000 km dan 60.000 hingga 100.000 km.
Besarnya total biaya perawatan berkala New XL7 Hybrid hingga jarak 100.000 km yaitu Rp6.465.500 atau Rp3.542 per hari untuk transmisi otomatis (AT). Sedangkan untuk transmisi manual (MT), berkisar pada angka Rp6.587.300 atau Rp3.609 per hari.
Perawatan berkala tersebut meliputi penggantian fast moving parts, produk Ecstar dan jasa, namun tidak termasuk untuk penggantian parts di luar paket perawatan berkala.
Biaya Pajak
Hal lain yang semestinya diperhatikan dan dijadikan bahan pertimbangan ialah Biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Terdapat perbedaan harga antara transmisi otomatis (AT) dan manual (MT).
Suzuki XL7 Hybrid transmisi otomatis (AT), pajak tahunannya dikenakan Rp4.326.000 per tahun. Kemudian untuk transmisi manual (MT), pajak tahunannya dikenakan Rp4.187.000 per tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Ditilang Polisi? Ini Aturan Hukum di Indonesia
-
7 Pilihan Sepeda Listrik Lipat Fast Charging yang Bisa Masuk KRL, Praktis dan Awet
-
Strategi JETOUR Ekspansi Pasar Otomotif Tanah Air Lewat Jajaran Poduk SUV
-
Prabowo Ingin Indonesia Punya Produsen Otomotif Kelas Dunia
-
Prabowo Pastikan Indonesia Beri Kejutan Lewat Industri Kendaraan Listrik
-
Prabowo Targetkan Produksi Massal Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia pada 2028
-
Khusus Pemobil Pemula, Ini Rahasia Kaki Kiri dan Kanan Menaklukkan Jalan Menanjak
-
7 Sepeda Listrik dengan Fitur Fast Charging Terbaik, Cocok untuk Bepergian Harian
-
Daftar Motor Honda Terbaru yang Masih Cocok Isi BBM Pertalite, Irit dan Tangguh di Jalanan
-
Bocoran Langsung dari Prabowo: Mobil Sedan Listrik Buatan Indonesia Siap Mengaspal Massal 2028