Suara.com - Tim Ducati Lenovo tampak mengenakan warna serba kuning, pada Grand Prix San Marino dan Riviera di Rimini yang berlangsung Minggu (15/9/2023).
Bukan tanpa alasan, warna kuning rupanya memiliki arti penting dalam sejarah balap pabrikan sepeda motor yang berbasis di Bologna tersebut.
Director of Strategy & Centro Stile Ducati, Andrea Ferraresi mengatakan, pemilihan Giallo Ducati (kuning) untuk balapan MotoGP Misano dan WorldSBK menandakan hasrat dan niat untuk kembali menjadikan warna kuning sebagai warna resmi kedua perusahaan.
"Giallo Ducati yang kita lihat di Desmosedici GP23 merupakan warna yang dulu sering dipadukan dengan Merah, sehingga menjadi bagian dari identitas dan tradisi kami," ujar Andrea Ferraresi, dikutip Jumat (15/9/2023).
Bagi Ducati, ini adalah episode kedua dari proyek untuk mempromosikan "Giallo Ducati" di ajang balap, sebelumnya Panigale V4 R dari Aruba.it Racing (tim Ducati di WorldSBK) sudah lebih dulu memamerkan warna ini saat berlangsungnya WorldSBK seri Emilia-Romagna di Misano World Circuit Marco Simoncelli.
Kuning merupakan warna yang memiliki tradisi penting dalam sejarah pabrikan sepeda motor yang berbasis di Bologna tersebut. Motor sport dengan warna ini muncul pada paruh pertama tahun 70an (750 Sport dan 750 SS Desmo dari tim Spaggiari), namun pada tahun 90an Giallo Ducati, menginspirasi livery spesial hingga mendapatkan popularitas terbesarnya ketika diadopsi di dunia balap, yang kemudian meluas ke produksi beberapa seri model Ducati.
Model-model bersejarah dalam balutan Giallo Ducati tentu saja termasuk Ducati 748, yang versi balapnya mengantarkan Paolo Casoli meraih kemenangan di Supersport World Series edisi 1997, lalu ada model-model superbike seperti 916, 996, 749, 999 dan berbagai model lainnya di era tersebut.
"Ducati identik Merah dan seperti semua brand besar lainnya, Ducati sangat mengidentifikasi warna, berkat itu ia memposisikan diri dalam imajinasi kolektif para penggemar. Giallo Ducati yang kita lihat di Desmosedici GP23 merupakan warna yang dulu sering dipadukan dengan Merah, sehingga menjadi bagian dari identitas dan tradisi kami," pungkas Andrea Ferraresi.
Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika, Warga Jogja Bisa Jajal Motor Sekelas Milik Marc Marquez
Berita Terkait
-
Siap Nonton MotoGP Mandalika Bulan Depan? Berikut Daftar Harga Tiketnya
-
Marc Marquez Isyaratkan akan Umumkan Soal Masa Depannya di MotoGP India, Ada 3 Opsi
-
4 Fakta Menarik GP Misano 2023, Front Row Disapu Bersih 3 Rider Ducati
-
Jorge Martin Raih Kemenangan Sempurna di MotoGP San Marino
-
Alasan Jonathan Rea Hengkang dari Kawasaki dan Pindah ke Yamaha pada Musim WSBK 2024
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil