Suara.com - Sensor parkir menjadi salah satu fitur yang sangat membantu pengemudi untuk tehindar dari risiko benturan saat sedang parkir. Fitur ini bahkan sudah terdapat pada hampir semua jenis mobil keinian.
Namun berapa biaya yang harus dikeluarkan jika sensor parkir rusak. Pasalnya hal ini akan sagat mengganggu kinerja sistem bantuan saat melakukan parkir dan meningkatkan risiko kesalahan parkir.
Ternyata, biaya perbaikan sensor parkir tidaklah terlalu mahal. Seperti dikutip dari Mobbi, penggantian komponen sensor mobil yang rusak biasanya di kisaran Rp650 ribu.
Hal tersebut dengan rincian harga Rp350 ribu untuk sepasang sensor parkir dengan biaya pasang kisaran Rp300 ribu.
Biaya penggantian sensor parkir di bengkel resmi bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk merek kendaraan, jumlah sensor yang rusak, dan lokasi bengkel.
Pastikan untuk menghubungi bengkel resmi yang melayani kendaraan kamu untuk mendapatkan perkiraan biaya yang lebih akurat. Jadi, selalu penting untuk menjaga sensor parkir agar berfungsi dengan baik demi keselamatan dan orang lain di jalan.
Ada beberapa hal umum yang jadi penyebab kerusakan pada komponen ini. Di antaranya sebagai berikut:
- Sensor mobil yang memang sudah rusak sehingga tidak bisa mendeteksi area sekitar kendaraan dan mengeluarkan bunyi.
- Putusnya instalasi kabel sehingga sensor tidak bunyi. Sebelum mengganti sensor yang baru, cek terlebih dulu instalasi kabelnya.
Baca Juga: Pameran Otomotif Khusus Sepeda Motor IMOS+ 2023 Dinilai Lebih Semarak
- ECU atau Electronic control unit sensor rusak sehingga perlu diganti.
- Tegangan listrik terputus atau tak mengalir di tengah sirkuit.
- Buzzer speaker mati.
- Switch sensor terputus sehingga tidak bisa mengeluarkan bunyi.
- Fuse lampu tidak berfungsi. Bila fuse lampu tidak berfungsi disebabkan aliran listrik tidak tersuplai dengan baik dan membuat sensor tidak mampu mendeteksi area di bagian belakang mobil.
Demikian kisaran biaya yang harus dikeluarkan bila sensor parkir mobil Anda rusak.
Berita Terkait
-
CEO Honda Mengaku Mobil Listrik China Sudah Sangat Maju, Jepang Harus Bisa Bersaing
-
Nissan Pamerkan Mobil Listrik Konsep Performa Tinggi di Japan Mobility Show
-
Toyota Siap Kolaborasi dengan CATL Produksi Baterai Mobil Listrik di Indonesia, Kapan Realisasinya?
-
Daftar Mobil Listrik di Bawah Rp 500 Juta yang Dipasarkan di Indonesia
-
Pemesanan Mobil Listrik Neta V Masih Didominasi Orang Tua?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Penampakan Nissan Gravite Diuji Coba Beredar: Pesaing Avanza, Harga Diprediksi 100 Jutaan
-
Sudah Jarang Digunakan, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang
-
5 Mobil Matic Bekas Selevel Brio Satya, Tangguh Taklukkan Tanjakan dan Jarak Jauh
-
Harga Naik Tipis, Ini Daftar Terbaru Yamaha Gear Ultima Januari 2026
-
6 Mobil Bekas 8 Seater untuk Mudik 2026, Kabin dan Bagasi Lega
-
Seirit Brio tapi Muat 7 Orang, Ini 5 Rekomendasi Mobil Matic Keluarga yang Layak Dipilih
-
Alternatif Toyota Yaris, Suzuki Baleno Bekas Menang Telak di Kenyamanan, Harga Cocok untuk Karyawan
-
5 APV Bekas Harga 50 Jutaan Cocok untuk Keluarga dan Usaha, Kabin Lega Muat Banyak Barang
-
Dari Escudo hingga Terrano, 5 Mobil Bekas di 50 Jutaan Tahan Banjir Selutut
-
Toyota Raize Berapa cc? Simak Spesifikasi, Harga Seken dan Konsumsi BBM