Suara.com - DFSK Gelora E menjadi satu-satunya kendaraan listrik yang mengisi segmen kendaraan niaga ringan di Indonesia. Kehadiran kendaraan ramah lingkungan ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi para pebisnis yang membutuhkan kendaraan operasional yang ekonomis tanpa mengesampingkan sisi fungsionalnya sebagai kendaraan pekerja
Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi mengatakan, sebelum menghadirkan DFSK Gelora E, pihaknya setelah melakukan riset dan melihat adanya kebutuhan akan kendaraan niaga yang ramah lingkungan untuk menunjang berbagai jenis usaha.
Di sisi lain, semangat DFSK dalam menghadirkan kendaraan lingkungan ini juga selaras dengan semangat pemerintah untuk menekan emisi karbon hingga nanti mencapai net zero emission di tahun 2060.
"DFSK Gelora E ini menjadi bukti bagaimana kami mendukung iklim usaha yang ramah lingkungan dan kebijakan pemerintah menuju era berkelanjutan," ujar Achmad Rofiqi, Jumat (17/11/2023).
Diketahui payung hukum yang melatarbelakangi perkembangan kendaraan listrik di Indonesia adalah Peraturan Presiden No 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
Perpres ini mengatur mengenai beberapa hal, beberapa diantaranya percepatan pengembangan industri kendaraan listrik Berbasis Baterai dalam negeri; pemberian insentif; penyediaan infrastruktur pengisian listrik dan pengaturan tarif tenaga listrik untuk kendaraan listrik Berbasis Baterai; pemenuhan terhadap ketentuan teknis kendaraan listrik Berbasis Baterai; dan perlindungan terhadap lingkungan hidup.
Kemudian Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (EV) Sebagai Kendaraan Dinas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Instruksi ini menegaskan bahwa pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan lain-lainnya harus menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasionalnya.
Melihat keberpihakan pemerintah terhadap kendaraan listrik, DFSK kemudian merakit DFSK Gelora E di pabrik yang ada di Cikande, Serang, Banten. Saat ini DFSK Gelora E bisa dibeli dengan harga mulai dari Rp350 juta (on the road DKI Jakarta).
Spesifikasi DFSK Gelora E
Baca Juga: Ramai Mobil Listrik Rp 300 Jutaan, Binguo EV atau Neta V ?
DFSK Gelora E 100 persen ditenagai oleh listrik sehingga ramah lingkungan dan tanpa emisi karbon gas buang. Sistem baterai sebagai sumber penyimpanan daya didukung dengan pengisian fast charging sebanyak 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit, dengan jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer berdasarkan NEDC (New European Driving Cycle).
Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki sistem pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A. Sebagai kendaraan komersial, jelas DFSK Gelora E didukung dengan tenaga yang kuat dan bisa diandalkan di berbagai situasi dengan torsi maksimum mencapai 200 Nm.
Berita Terkait
-
Chery Merangsek ke 10 Besar Merek Otomotif yang Diminati di Indonesia
-
Ramai Mobil Listrik Rp 300 Jutaan, Binguo EV atau Neta V ?
-
Wuling Bingou EV Resmi Mengaspal di Indonesia, Gabungkan Gaya Retro Klasik dengan Sentuhan Modern
-
Intip Spesifikasi Binguo EV Produk Baru Wuling Penantang Neta V
-
Wuling Resmi Perkenalkan Bingou EV di Indonesia, Siap Tantang Neta V
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis