Suara.com - Daihatsu dikabarkan tertarik untuk mengubah Daihatsu Taft menjadi model off-road sebagai penantang Suzuki Jimny.
Namun demikian, kehadiran Daihatsu Taft bergaya off-road diperkirakan tidak akan sehebat Suzuki Jimny.
Pasalnya seperti diketahui Daihatsu Taft awalnya didesain sebagai mobil penumpang jalan raya yang akan diadaptasi menjadi model off-road.
Sedangkan Suzuki Jimny dari awal dirancang sebagai kendaraan yang bisa dibawa kemana saja. Ia menggunakan Daihatsu New Global Architecture (DNGA).
Berdasarkan laporan BestCar, Rabu (29/11/2023), Daihatsu baru akan memiliki desain yang sedikit berbeda dari Taft versi jalanan. Kemungkinan perubahannya akan terdapat pada posisi ground clearence yang lebih tinggi.
Sementara bagian bumper depan dan belakang akan mendapat desain yang lebih kokoh. Hanya saja sejauh ini memang belum banyak informasi yang bisa didapat terkait Daihatsu Taft versi off-road.
Sedikit informasi, Daihatsu Taft generasi pertama dibuat antara tahun 1974 dan 1984 adalah kendaraan tangguh yang mirip dengan Suzuki Jimny pada masanya.
Di beberapa negara, Daihatsu Taft hadir dengan nama Scat atau Wildcat. Namun kemungkinan Daihatsu Taft generasi baru diperkirakan tidak akan setangguh generasi pertama.
Daihatsu Taft
Baca Juga: Setia Memelihara Tradisi Off-Road, Mercedes-Benz Hadirkan EQG di JMS 2023
Daihatsu Taft yang beredar di pasaran saat ini dibekali dengan mesin diesel dengan kode DL41 berkapasitas 2.765 cc, 4 silinder, indirect injection.
Tenaga yang dihasilkan mencapai 72 hp @3.600 rpm dengan torsi 170 Nm @2.200 rpm. Pilihan transmisinya hanya tersedia manual 5 percepatan saja.
Berita Terkait
-
Suzuki Jimny 5 Pintu Berpeluang Besar Dipasarkan di Indonesia
-
Indonesia Off-Road Expedition 2023 Berakhir di Lampung, Penyelenggara Adakan Seremoni Mengenang Syamsir Alam
-
Harga Land Cruiser vs Mercy Jokowi: Dipakai Off Road Terjang Jalan Rusak
-
Seru! Peserta IOX 2023 Mulai Berguguran
-
Peserta Indonesia Off-Road Expedition Siap Jelajahi Gunung Dempo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV