Suara.com - Presiden Joko Widodo kembali mengecek jalanan rusak. Setelah sempat melihat langsung jalan rusak di Lampung Selatan, kini Presiden Jokowi gentian mengecek jalanan rusak di Kabupaten Labuanbatu Utara, Sumatera Utara, Rabu, (17/5/2023).
Blusukan Jokowi dalam meninjau langsung kondisi jalanan rusak kali ini kembali didampingi oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Jokowi tampak menaiki mobil Land Cruiser 300 VX-R dan melakukan 'off road' menerjang jalanan rusak.
Mobil RI 1 Jokowi pada blusukan ini memang berbeda dengan yang dipakai saat blusukan di Lampung Selatan beberapa lalu. Saat di Lampung, Jokowi menerjang jalanan rusak dengan Mercedes Benz S600, yang sempat dikabarkan nyangkut di lubang jalan.
Kini perbedaan dua mobil yang dikendarai orang nomor satu di Indonesia itu pun disandingkan spesifikasinya. Begitu pula dengan harga dua mobil tersebut yang ikut dikulik oleh warganet.
Harga dan spesifikasi Land Cruiser 300 VX-R
Harga mobil Land Cruiser 300 VX-R yang ditumpangi Jokowi di Sumatera Utara memiliki harga Rp2,4 miliar.
Spesifikasi mobil Land Cruiser 300 VX-R ini juga menarik perhatian publik. Dengan kekuatan mesin 6 silinder segaris, 4 valve, DOHC ini, Land Cruiser tersebut terbukti dapat menembus banyak medan.
Kekuatan Land Cruiser ini juga condong kepada kemudahan untuk melaju di medan berat. Mobil ini memiliki approach angle sebesar 30', departure angle 25', dan juga break over angle 25'.
Selain itu, Land Cruiser tersebut juga memiliki kemampuan menanjak dengan kemiringan hingga 45', serta kemiringan ke samping hingga 44'. Kemampuan Land Cruiser Jokowi juga bisa menaiki halangan setinggi 640 mm pada sisi sisi ban.
Baca Juga: Survei: 54,9 Persen Pemilih Jokowi-Ma'ruf Dukung Ganjar di Pilpres 2024
Harga dan spesifikasi Mercedes Benz S600 Guard
Sedangkan untuk Mercedes Benz S600 Guard yang dipakai Jokowi di Lampung bernilai lebih mahal, yakni Rp7,3 miliar.
Spesifikasi mobil berjenis limosin mewah ini dilengkapi dengan mesin 12 silinder. Mobil ini mempunyai kemampuan untuk dapat melindungi penumpangnya dari serangan granat atau bahan peledak lainnya.
Tak hanya itu, Mercedes Benz ini juga memiliki fitur tangki bahan bakar self-sealing yang berfungsi sebagai anti bocor dan sistem pemadam api secara otomatis.
Kemampuan mesin mobil ini sebesar 5.500cc DOHC Direct Injection, dengan tenaga maksimal 530bhp per 4900-5300rpm dan torsi maksimal 830Nm per 1900-4000rpm.
Oleh karena itu, dua jenis mobil ini sangat mendukung mobilitas Presiden Jokowi dalam melakukan blusukan.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Survei: 54,9 Persen Pemilih Jokowi-Ma'ruf Dukung Ganjar di Pilpres 2024
-
Mulai Panas, Gerindra Sentil Ganjar Pranowo Soal Elektabilitas
-
Untung Banyak, Hasil Survei Indikator Politik Sebut Mayoritas Pemilih Jokowi-Ma'ruf Bakal Pilih Ganjar di Pilpres 2024
-
Persoalan Jalan Rusak, KPK Singgung Pengawasan dan Pertanggungjawaban Anggaran
-
Johnny G Plate Punya Kekayaan Hampir Tiga Kali Lipat Jokowi, Sering Pamer Maybach
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah