Suara.com - Bos Xiaomi, Lei Jun mengungkap ketakutannya saat saat harus bersaing di pasar mobil listrik. Ia khawatir mobil listrik pertama Xiaomi tidak laku dipasaran.
Hal ini lantaran Xiaomi telah mengucurkan investasi sebesar 10 miliar Yuan atau sekitar Rp21,7 triliun untuk mobil listrik pertama mereka, Xiaomi SU7
Dia juga telah merekrut sebanyak 3.400 orang agar Xiaomi bisa membuat mobil listrik. Investasi besar-besaran itu terpusat di sebuah pabrik mobil listrik Xiaomi yang ada di Shenzhen, China.
“Yang saya khawatirkan adalah mobilnya tidak popular dan tidak ada yang mau beli,” ujar Lei Jun dalam sebuah wawancara bersama CCTV, Rabu (27/12/2023).
Lebih lanjut Lei Jun mengaku masalah produksi juga jadi kekhawatiran besar. Waktu tunggu produksi dan distribusi mobil yang sangat panjang akan merugikan buat Xiaomi.
Terlebih biaya produksi mobil listrik sangat besar jika dibandingkan membuat peralatan elektronik. Bahkan lebih besar dibandingkan dengan biaya membuat mobil konvensional.
“Saya khawatir jika konsumen perlu menunggu mobil mereka hingga setahun, reputasi kami tercederai,” kata Lei Jun khawatir.
Meski demikian, Lei Jun mengaku sangat bersemangat untuk menjual mobil listrik. Dia malah yakin mobil listrik Xiaomi bisa bersaing dengan Tesla.
Mobil listrik Xiaomi menurutnya punya banyak kesempatan karena pasar otomotif di China sangat menggiurkan. Tercatat negeri tirai bambu telah menjual sebanyak 8,05 juta unit mobil listrik sepanjang Januari - November 2023.
Berita Terkait
-
Begini Jadinya Mobil Listrik BMW iX Jadi Mobil Patroli Polisi
-
Beli Mobil Listrik KX-Upgrade Bawa Pulang Langsung Grand Vitara Hybrid
-
Ungkap Penemuan Harta Karun Berjuluk Emas Putih di Indonesia, Luhut: Besar Sekali!
-
Ambisi BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik, Targetkan Penjualan 30 Ribu Unit 2025
-
Siap Bertarung di Pasar Mobil Indonesia, BYD: Kami Sangat Menghormati Pabrikan Jepang
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Matic Transmisi Awet, Harga Mobil Naik, Drama MotoGP Memanas
-
Mitsubishi Mirage vs Honda Brio vs Nissan March, Mana Transmisi Matic yang Paling Awet?
-
Orang Desa Tak Pakai Dolar tapi Buruh Pabrik Kendaraan Terdampak, Akankah Harga Mobil Naik?
-
BYD M6 Kini Punya Varian Plug In Hybrid, Sanggup Tempuh 1.800 Kilometer Sekali Isi Bensin
-
BYD Atto 1 Minggir Dulu, Ini Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?
-
Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash
-
Lebih Canggih dari PCX 160, Fitur Overkill Apa Saja yang Disembunyikan Suzuki Burgman 15 Terbaru?