Suara.com - Motor listrik semakin populer dengan kenyamanan dan kepraktisan dalam pengisian daya. Namun, berapa daya rumah minimal yang diperlukan untuk mengecas motor listrik?
Dikutip dari berbagai sumber, berikut adalah 5 fakta penting terkait kebutuhan daya untuk mengecas motor listrik di rumah.
1. Daya Minimal untuk Gesits
Motor listrik Gesits, yang menawarkan kemudahan pengisian baterai di rumah, membutuhkan setidaknya daya minimal 900 Watt.
Proses pengecasan dapat dilakukan dengan membuka jok motor, mengambil baterai, dan mencolokkannya ke colokan biasa atau langsung ke power socket di motor jika jaraknya dekat.
2. Pilihan Pengecasan di SPKLU
Pengguna motor listrik dapat memilih untuk mengecas baterai di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan menggunakan voucher token yang dibeli melalui PLN.
Waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai dari 0% hingga penuh adalah sekitar 3-4 jam.
3. Model Motor Listrik Lain
Baca Juga: Charger Motor Listrik Honda EM1 e: Dijual Terpisah, Segini Biaya yang Harus Dikeluarkan
Selain Gesits, beberapa model motor listrik lain yang dapat diisi ulang di rumah antara lain Selis, Polytron, Yadea, dan Honda. Untuk motor listrik United dan Polytron, daya listrik minimal yang dibutuhkan adalah 1.300 Watt.
4. Cara Pengisian dan Daya Motor United
Motor listrik United dapat diisi daya dengan dua cara, yaitu Swap Battery atau Direct Charging. Proses charging dapat dilakukan dengan menghubungkan soket listrik ke sumber listrik dengan daya minimal 1.300 Watt.
5. Daya Rumah untuk Motor Listrik Lainnya
Motor listrik Yadea memerlukan daya listrik rumah minimal 660 Watt. Honda EM1 e juga dapat diisi ulang di rumah, meskipun Honda tidak memberikan informasi gamblang tentang daya minimal yang diperlukan. Namun, diperkirakan kebutuhan daya charging output sekitar 400 Watt.
Pemilihan motor listrik tidak hanya berkaitan dengan performa dan desain, tetapi juga mempertimbangkan ketersediaan daya rumah yang memadai untuk proses pengisian yang efisien.
Berita Terkait
-
Charger Motor Listrik Honda EM1 e: Dijual Terpisah, Segini Biaya yang Harus Dikeluarkan
-
Potret Motor Adventure Murah, Kawasaki Versys Ketar-ketir
-
Libur Nataru Pakai Motor, Ini Daftar Lengkap Bengkel Siaga AHASS
-
Kawasaki Siap Telurkan Lagi Motor Hybrid, Begini Bocorannya
-
Strategi Jual Motor Bekas: Begini Cara agar Cepat Laku
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Fakta Unik Biodiesel B50: Target Kurangi Impor Solar hingga Manfaat Minyak Sawit
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Batal Naik April 2026, Ini Bahayanya Menimbun BBM Terlalu Lama di Rumah
-
Apa Itu Biodiesel B50? Wajib Beredar 1 Juli 2026, Ini Bedanya dengan Solar Biasa
-
4 Mobil Bekas Dibawah Rp100 Juta Tahun 2020: Mesin Masih Segar, Pajak Ringan dan Irit Bensin
-
Perbandingan Harga BBM di Negara ASEAN, Indonesia Masih Paling Murah?
-
Aprilia X 250TH Motor Edisi Terbatas yang Punya Teknologi Pengereman Setara Tunggangan Jorge Martin
-
Anomali Shell di Kala Harga BBM Pertamina Tetap, Nilainya Jadi Nol
-
4 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3, Cocok untuk Mobilitas Harian Jarak Dekat
-
Pengalaman Jadi Sopir Angkot, Bahlil Sebut Batas BBM 50 Liter Per Hari Sudah Wajar