Suara.com - Oli gardan merupakan elemen penting dalam menjaga performa optimal roda mobil. Fungsi utamanya sebagai pelumas bagi gear gardan membuatnya krusial untuk pergerakan yang lancar.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut enam fakta mengenai oli gardan, termasuk fungsinya dan kapan saat yang tepat untuk penggantian.
1. Melumasi Gear Ratio
Oli gardan berperan dalam melumasi gear ratio pada motor dan mobil, terutama pada transmisi otomatis. Gear ratio yang berfungsi dengan baik penting untuk mencegah kerusakan dan gesekan berlebihan di dalam mesin. Penggantian oli gardan direkomendasikan setiap 6.000–8.000 km.
2. Menghindari Suara Bising
Gesekan pada gear dapat menyebabkan kerusakan pada gir transmisi, menghasilkan suara bising yang mengganggu. Penggantian oli gardan secara teratur dapat mencegah kerusakan serius dan memastikan kenyamanan selama berkendara.
3. Melapisi Komponen Transmisi
Oli gardan pada kendaraan roda empat otomatis membantu mengatur kecepatan perputaran roda. Gangguan dalam fungsi gardan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan perputaran roda, mempengaruhi kemampuan kendaraan untuk belok dengan baik.
4. Mengurangi Gesekan Komponen Gardan
Baca Juga: Negara Ini Sukses Gusur Posisi Jepang sebagai Eksportir Mobil Terbesar
Oli gardan berperan dalam mengurangi gesekan antar komponen gardan, meminimalisasi kerusakan dan memastikan perputaran yang mulus. Keberadaan oli yang cukup diperlukan untuk menahan gesekan dinamis yang dapat merusak komponen gardan.
5. Mencegah Overheat
Oli gardan tidak hanya sebagai pelumas tetapi juga berperan dalam mencegah overheat mesin. Jika oli gardan habis, suhu gardan dapat meningkat, mengakibatkan ekspansi komponen dan potensi overheat mesin.
6. Apa risikonya jika oli gardan habis?
Risiko habisnya oli gardan meliputi gangguan fungsi transmisi, kerusakan gear dan bearing, suara kasar, dan penurunan performa kendaraan. Jangka panjang, ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada sistem transmisi.
Mengganti oli gardan secara berkala adalah investasi kecil untuk mencegah kerusakan besar pada kendaraan. Dengan perawatan yang tepat, mobil atau motor Anda akan tetap berjalan dengan baik dan awet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Terpopuler: 5 Mobil yang Aman Terjang Banjir hingga Harga Suzuki Fronx Bekas
-
Berapa Harga Mobil Bekas Suzuki Fronx? Intip Spesifikasi Tiap Seri Si SUV Stylish
-
Cuma Modal Rp60 Jutaan, Ini 5 Mobil Mitsubishi Bekas yang Bikin Dompet Aman Tapi Tetap Tangguh!
-
Ogah Ikuti Jejak Toyota dan Honda, Mitsubishi Serta Suzuki Tolak 'Perang Harga'
-
Kabin Luas, Fitur Melimpah, Harga Ramah: Ini Dia Opsi Terbaik Mobil Toyota Bekas 2026 Banderol LCGC
-
Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang
-
Berapa Selisih Harga Baru dan Harga Seken Mitsubishi XForce?
-
Kenali Jenis Colokan Mobil Listrik yang Tersedia di Indonesia
-
Honda HR-V Generasi Terbaru Tertangkap Kamera, Desain Berotot tapi Hilang Komponen Penting Ini
-
Honda Terjun Bebas, Begini Perbandingan Retail Sales Mobil Januari 2025 vs 2026