Suara.com - Produsen mobil asal China yang baru masuk Indonesia Build Your Dreams atau BYD masih menantikan respons pasar Indonesia sebelum mengumumkan harga BYD Dolphin, salah satu mobil andalannya di Tanah Air.
Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia Luther T Panjaitan menyebut bahwa pihaknya masih menunggu penerimaan pasar Indonesia terhadap mobil listrik BYD Dolphin, sebelum mengumumkan harga mobil tersebut ke khalayak.
"Kita masih merasa pada periode ini kita pikir biar kita lihat dulu penerimaan pasar. Mungkin kami juga ingin mendapatkan umpan balik dari teman-teman media dengan spesifikasi seperti itu, performa seperti itu, desain dan antusiasme pasar kira-kira bisa di harga berapa?" ujar Luther di Jakarta, Senin malam (22/1/2024).
Luther mengatakan pihaknya ingin menghadirkan sebuah kendaraan yang memiliki value for money yang baik untuk masyarakat.
Dalam menentukan harga, kata dia, persaingan tidak hanya terjadi di segmen antar kendaraan listrik, tetapi juga dengan kendaraan mesin pembakaran internal (ICE).
Namun, dia optimis dengan kualitas dan teknologi yang disematkan pada BYD Dolphin, penerimaan masyarakat akan positif terhadap kendaraan segmen kompak SUV tersebut.
"Kalau kita lihat BYD ini bisa dibilang tipe kendaraan yang cukup secara built quality, secara looks, dan segala macam bukan kaleng kaleng," ucap dia.
Lebih lanjut Luther juga belum bisa memastikan apakah pihaknya akan mengumumkan harga BYD Dolphin pada ajang pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) yang berlangsung bulan depan.
Dia menjelaskan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi, tetapi pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk merilis harga BYD Dolphin secepatnya.
Baca Juga: BYD dan Wuling Andalkan Baterai LFP untuk Mobil Listrik, Tesla Masuk Daftar
Dalam kesempatan itu, Luther turut menyampaikan bahwa pra pemesanan untuk tiga model BYD, yaitu Dolphin, Seal, dan Atto 3, telah mencapai hampir 300 unit, sejak diluncurkan pada Kamis (18/1/2024).
"Artinya apa, itu antusiasme, mereka (konsumen) itu belum tahu harga, tapi mereka mau lakukan pre-booking," kata dia.
BYD resmi meramaikan pasar kendaraan listrik di tanah air lewat peluncuran merek dan tiga produk inovatif secara bersamaan yaitu BYD SEAL, BYD Atto 3, dan BYD Dolphin pada pekan lalu.
Berita Terkait
-
Penjualan Mobil VinFast Ternyata Gagal Capai Target Sepanjang 2023
-
Bos Tesla Pernah Ungkap Rencana Tinggalkan Nikel untuk Beralih ke Baterai LFP
-
Baru Meluncur, Mobil Listrik Neta L Juga Andalkan Baterai LFP
-
Ngegas Bahas Baterai LFP, Gibran Ogah Dukung Mobil Listrik Buatan China?
-
Rencana Perjalanan Jadi Kunci Bepergian Pakai Mobil Listrik
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Keajaiban Membaca dalam When You Love a Book Karya Kaz Windness
-
Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
-
Bernafsu Kalahkan Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Berencana Pakai Jimat di Pakansari
-
Penjelasan Mengapa Larangan Kuota Hangus Bisa Bikin Harga Internet Makin Mahal
-
Ratusan Korban KMP Mutiara Santosa II Dievakuasi ke Tanjung Perak, Proses Identifikasi Berlangsung
-
Apa itu Pelembap dan Fungsinya? Ini 6 Manfaat Moisturizer
-
Kebakaran Hutan Hanguskan 4 Hektare Hutan Jati di Jalur Arak-Arak Situbondo
-
4 Body Lotion Ringan dan Menyejukkan, Penyelamat Saat Cuaca Terik!
-
Detik-detik Hilangnya Nelayan Situbondo di Laut Jangkar, Ponsel Masih Ada di Perahu
-
Dari Resep Keluarga ke Petak Enam, Tuan Wen 1980 Hidupkan Lagi Kue Peranakan Tionghoa