Suara.com - Guangzhou Automobile (GAC) memiliki sektor produksi mobil listrik atau Electric Vehicle (EV) bernama GAC AION yang bakal memulai perakitan di Thailand pada Juni 2024.
Dikutip dari Just Auto, GAC AION mulai mengirimkan EV produksinya, Aion Y Plus ke Thailand untuk membangun ekosistem EV lokal sebelum meluncurkan produksi.
Ada pun debut GAC AION di Negeri Gajah Putih dimulai di Thailand International Motor Expo ke-40 pada November 2023. Ada lima model melantai di acara salah satu pameran otomotif terbesar ASEAN itu, termasuk produk berteknologi EV.
Pabrik di Thailand ini akan menjadi pabrik pertama GAC Group di luar negeri. Sekaligus bakal bergabung dengan para produsen EV asal Tiongkok yang sudah lebih dahulu buka pabrik di sana. Seperti SAIC Motor, BYD, Hozon, dan Great Wall Motors.
"Kami memilih pusat manufaktur kendaraan utama di kawasan ASEAN. Thailand memiliki pasar kendaraan listrik yang berkembang pesat dengan daya beli yang tinggi di kalangan konsumen, serta kebijakan pemerintah untuk mempromosikan industri kendaraan listriknya," papar Gu Huinan, General Manager of GAC AION menyatakan alasan perusahaannya memilih Thailand.
Pemerintah Thailand sendiri kondang dengan kebijakan sangat mendukung ekosistem EV yang diwujudkan dalam pemberian insentif besar. Baik terhadap para produsen kendaraan listrik mau pun konsumen.
Dengan menjadikan Thailand sebagai basis produksi pertamanya di luar negeri, GAC AION menyatakan inilah langkah signifikan dalam strategi ekspansi global perusahaan.
Anak perusahaan lokal GAC AION dari GAC Group di Thailand dinamai AION Automobile Manufacturing (Thailand) dan berencana melakukan investasi senilai 6 miliar Thai Baht atau sekira 169 juta dolar Amerika Serikat (AS) untuk pendanaan kurun tiga hingga lima tahun mendatang.
Alokasi pembiayaan adalah membangun pabrik kendaraan listrik dan baterai yang akan dipasok ke kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: Pertamina Enduro VR46 Racing Team Kenakan Produk Kappa, Fans Bisa Beli Koleksinya?
Dalam peluncuran produk Sport Utility Vehicle (SUV) EV di Thailand, Gu Huinan telah menyampaikan rencana mendirikan pabrik perakitan di East Economic Corridor (EEC) Thailand yang mencakup kawasan industri Chonburi, Rayong dan Chachoengsao.
Lokasi pabrik saat itu disebutkan dalam tahap siap diputuskan, serta konstruksi akan segera dimulai setelahnya. Rencana ini telah dikirim kepada pemerintah.
Kekinian, dikutip kantor berita Antara dari CarnewsChina, GAC AION secara resmi mengumumkan dimulainya pembangunan proyek pabrik mereka di Kawasan Industri Rayong, Provinsi Rayong, Thailand.
Untuk pendirian pabrik GAC AION, total investasi mencapai 2,3 miliar Thai Baht atau sekira Rp 1,020 triliun. Akan dibangun dalam dua tahap, yang pertama diharapkan selesai Juli tahun ini. Atau tidak terpaut jauh waktunya dari prediksi awal GAC AION lewat pernyataannya. Nantinya pabrik akan beroperasi dengan kapasitas produksi tahunan mencapai 50.000 unit.
Model kendaraan pertama yang dijadwalkan untuk diproduksi di Thailand adalah Aion Y Plus versi kemudi kanan.
Berita Terkait
-
GAC Indonesia Siapkan Mobil Listrik 7 Penumpang Baru dan Kirim Cepat Jelang Lebaran 2026
-
Hilirisasi Rp600 Triliun Dimulai! Pemerintah Groundbreaking 6 Proyek Raksasa Januari Ini
-
GAC AION Siap Gempur Pasar Otomotif Jepang Lewat Dua Mobil Listrik Terbaru
-
GAC Siapkan Produk Hybrid Lengkapi Produk Elektrifikasi di Indonesia
-
Aletra Buka Dealer Baru untuk Perkuat Layanan EV
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Nasib Mobil China Berada di Ujung Tanduk Akibat Rencana Pemblokiran Total Negeri Paman Sam
-
Apakah Motor Listrik Bisa Melewati Banjir? Ini 5 Rekomendasi yang Aman
-
Harga BBM Pertamina Tidak Jadi Naik, Apakah Shell, BP, Mobil, Vivo Ada Kenaikan?
-
Bikin Harga Motor Mahal, Fitur Keyless Punya Bahaya yang Wajib Anda Tahu
-
7 Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh Harga Rp11 Jutaan, Sekali Ngecas Bisa Ngebut sampai 150 Km
-
Pertalite vs Pertamax: Mana yang Lebih Irit Buat Macet-macetan di Dalam Kota?
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Duel Kualitas BBM Shell vs Pertamina: Mana yang Lebih Irit dan Bikin Mesin Awet?
-
Lupakan Mobil Baru, 7 Hatchback Bekas Rp100 Jutaan Ini Masih Keren dan 'Fun to Drive'!
-
Chery Tiggo Cross CSH Tiba-Tiba Terbakar di Tol, CSI Beri Penjelasan...