Suara.com - Mendengar Honda Supra, tak sedikit orang langsung tertuju pada motor bebek legendaris yang diproduksi pabrikan berlogo sayap mengepak. Honda Supra saat ini masih beredar di kalangan masyarakat meskipun digempur dengan motor matic.
Namun pesonanya memang sudah melekat di masyarakat luas. Apalagi Honda Supra ini banyak yang mengenalnya dengan Supra Bapak.
Meski bermodalkan mesin 110 cc, Honda Supra ternyata masih cukup terbukti tangguh hingga saat ini.
Honda Supra pun mampu membuktikannya saat berada di sirkuit MotoGP. Hal ini terkuak dalam sebuah unggahan akun X resmi @MotoGP.
Dalam unggahan tersebut, terlihat sebuah motor bebek yang diduga kembaran Honda Supra yakni Honda Wave mendorong motor Ducati Desmosedici 2023 yang dikendarai Marc Marquez.
Saat Marc Marquez tengah menguji motor di Sirkuit Sepang, Malaysia, ada sedikit kendala. Namun seorang marshal yang mengendarai Honda Wave tersebut langsung gercep untuk melakukan 'stut' untuk mendorong motor Desmisedici 2023 yang dikendarai Marc Marquez tersebut.
Namun caranya pun berbeda dengan apa yang dilakukan kebanyakan orang. Biasa orang melakukan 'stut' menggunakan kaki. Marshal tersebut mendorong Marc Marquez menggunakan tangan sambil mengendarai Honda Wave menuju ke garasi Gresini Racing.
"Apakah ini termasuk tumpangan pertama musim ini?" tulis MotoGP.
Spesifikasi Honda Wave
Baca Juga: Sambut MotoGP 2024, Tim Pabrikan Yamaha Usung Target Juara
Honda Wave atau dikenal Honda Supra 125 di Indonesia dipasarkan di pasar Malaysia. Motor jenis bebek ini memiliki bodi ramping serta menggunakan headlamp yang khas.
Honda Wave menggunakan mesin 110 cc bersilinder tunggal dengan sistem PGM-FI dan standar emisi Euro 3. Dengan mesin tersebut. motor mampu menghasilkan tenaga 8,6 dk dan torsi 8,7 Nm.
Keunggulan utama dari Honda Wave adalah mesinnya yang irit. Bahkan, pabrikan mengklaim, kendaraan itu hanya memerlukan BBM 1,5 liter untuk berjalan sejauh 100 km atau 1 liter/64 km-nya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga