Suara.com - Honda BeAT, motor yang cukup populer di Tanah Air dan irit bahan bakar. Motor ini kerap dipakai untuk aktivitas keseharian seperti antar anak sekolah dan lainnya.
Namun ada satu motor yang masih saudara dengan Honda BeAT yang desainnya cukup antimainstream. Dialah Honda PS250, motor mungil gesit yang bisa diajak berpetualang.
Dilansir dari Honda Global, motor ini pertama kali diluncurkan pada 2004 lalu di Jepang. Siapa sangka motor mungil ini memiliki mesin berkapasitas besar mengalahkan Honda BeAT.
Motor matic ini menggunakan mesin 250 cc yang tentunya bisa diajak untuk berpetualang menyusuri jalanan kota.
Honda PS250 ini memiliki desain yang antimaistream dengan memamerkan pipa tubular secara gamblang dengan melingkupi dek hingga fascia.
Joknya pun terbagi dua, menghadirkan posisi duduk rendah yang memudahkan pengendara dan pembonceng.
Keunikan lain terletak pada jok belakang yang dapat diangkat menjadi sandaran, membuka ruang datar luas untuk membawa barang bawaan. Siap menjelajah kemana pun!
Spesifikasi mesin pun jangan ditanya. Honda PS250 ini dibekali mesin silinder tunggal 249cc yang bertenaga. Tenaga 19 dk dan torsi 21 Nm siap mengantarkan pemotor untuk melibas jalanan.
Tak perlu khawatir kehabisan bensin di tengah perjalanan. Dengan konsumsi bahan bakar 37,2 km/liter dan tangki 12 liter, PS250 mampu menempuh jarak hingga 446 km dalam sekali minum bensin.
Baca Juga: Aki Motor Tekor? Cegah dengan 5 Trik Jitu Berikut
PS250 dilengkapi dengan pengaman kontak tipe shutter key dan opsi immobilizer alarm untuk menjaga keamanan. Kenyamanan berkendara pun tak luput dari perhatian, dengan ban dual purpose yang siap melibas aspal maupun medan off-road ringan.
Dirilis dengan harga MSRP 502.950 Yen (sekitar Rp 53,4 juta) di Jepang, PS250 memang tak diproduksi massal. Namun, bagi pecinta motor matic yang mencari keunikan, fungsionalitas, dan performa gesit, PS250 adalah pilihan yang tak boleh dilewatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet