Suara.com - Bandung bisa jadi merupakan salah satu kota wisata yang banyak dihuni para bikers, dan citra tersebut menguat usai kemunculan film Dilan series. Walau demikian, banyaknya pemotor di sana tak dianggap sebagai masalah, lain halnya dengan kota wisata lain yang satu ini.
Paris, Prancis, kini jadi sorotan karena adanya rencana yang sedang dikaji untuk melarang sepeda motor di jalanan pada malam hari, sebagai upaya untuk mengurangi polusi suara.
Menurut Visordown, larangan yang diusulkan akan diberlakukan mulai pukul 22:00 hingga 07:00, dengan beberapa pengecualian bagi mereka yang berangkat dan pulang kerja atau yang memiliki kebutuhan yang sah untuk melakukan perjalanan pada jam-jam tersebut.
Skema yang diusulkan oleh anggota dewan Horizons, Pierre-Yves Bournazel, bertujuan untuk mengatasi masalah kebisingan di malam hari, yang dianggap sebagai gangguan oleh banyak warga Paris.
Bournazel telah mendekati Dewan Kota Paris untuk meminta masa uji coba selama satu tahun untuk skema tersebut.
Penggunaan kendaraan roda dua bertenaga ringan sebagai moda utama transportasi lokal oleh sejumlah besar warga Paris telah menghasilkan kritik dan penolakan yang signifikan terhadap proposal tersebut.
The Connexion melaporkan bahwa Jean-Marc Belotti, FFMC untuk Paris dan daerah pinggiran kota, meragukan rencana tersebut.
Belotti berpendapat bahwa lalu lintas larut malam lainnya juga menimbulkan kebisingan yang sama besarnya dengan kendaraan roda dua yang mengurangi kemacetan.
Ia menyatakan bahwa kendaraan berat yang melintas di jalan berbatu, klakson, dan sirene adalah sumber utama kebisingan di jalan. Penting untuk dicatat bahwa evaluasi Belotti bersifat subyektif dan tidak didukung oleh data obyektif.
Baca Juga: Jaga Tanganmu Saat Berkendara! Simak Tips Memilih Sarung Tangan Motor yang Tepat
Sulit untuk memahami mengapa pengangkutan sampah komersial pada pukul 5:30 atau 6 pagi diperbolehkan sementara Pierre muda dilarang mengendarai Puch Maxi ke tempat les tenisnya.
Perubahan-perubahan yang terjadi di Paris baru-baru ini telah menimbulkan gejolak bagi para pengendara kendaraan bermotor, termasuk perubahan biaya parkir bagi kendaraan yang paling banyak menimbulkan polusi, berakhirnya parkir sepeda motor gratis, dan kenaikan tarif parkir di tepi jalan untuk sepeda motor.
Berita Terkait
-
Jaga Tanganmu Saat Berkendara! Simak Tips Memilih Sarung Tangan Motor yang Tepat
-
10 Rider Muda Indonesia Resmi Gabung Astra Honda Racing School 2024
-
Yamaha Temukan "Rumah Baru" untuk Kembangkan Motor Listrik, Indonesia Ditinggalkan?
-
Terobosan Baru Daur Ulang Baterai: Lebih Ramah Lingkungan dan Efisien
-
Ahok Gigit Jari? Idenya Tentang Kendaraan Ramah Lingkungan Sudah Direalisasikan Perusahaan Ini
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Terpopuler: Harta Yaqut Cholil Meroket Setara McLaren, 5 Mobil Bekas untuk Karyawan UMR
-
TMMIN Nilai Pasar Mobil Indonesia 2026 Belum Jelas
-
Tantangan Pajak Opsen Bayangi Pasar Sepeda Motor 2026
-
Toyota Indonesia: Tarif dan Biaya Logistik Tantangan di 2026
-
5 Mobil Keluarga Harga Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Sony dan Honda Pamer SUV Listrik Afeela di CES 2026: Desain Sporty, Bisa Main PS5
-
Penjualan Sepeda Motor di Luar Pulau Jawa Jadi Penyelamat Industri Otomotif Nasional
-
5 Motor Yamaha Paling Irit BBM, Cocok untuk Harian dan Dompet Aman
-
Korupsi Haji Bersama Gus Yaqut, Isi Garasi Gus Alex Cuma Ada Mobil MPV Murah dan Motor Sejuta Umat
-
Jadi Tersangka Korupsi Haji, Harta Yaqut Cholil Meroket Setara McLaren usai Menjabat