Suara.com - Apple dikabarkan sudah membatalkan rencananya untuk membangun mobil listrik, demikian dilansir dari Bloomberg pada Rabu (28/2/2024). Kini tim yang bertanggung jawab atas Proyek Titan, demikian nama program EV Apple itu, sudah dibubarkan.
Dilansir dari BBC, Apple kini memindahkan ratusan pekerja yang tadinya bertanggung jawab mengembangkan mobil listrik ke divisi yang bertanggung jawab atas teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Apple sendiri belum memberikan keterangan soal informasi ini. Sementara sejak awal proyek mobil listrik Apple ini, yang diyakini sudah berjalan 10 tahun, tak pernah secara resmi diumbar ke publik.
Tadinya Apple disebut akan mengembangkan mobil listrik pintar, yang tak membutuhkan pengemudi alias otomatis. Bahkan mobil Apple itu dikabarkan tidak memiliki setir dan pedal gas maupun rem.
Beberapa analis menilai keputusan Apple itu tepat, karena pasar mobil listrik berbasis baterai saat ini sedang mengalami perlambatan.
"Keputusan ini cerdas dan sudah lama ditunggu-tunggu," kata Ray Wang dari lembaga konsultansi Constellation Research yang berbasis di AS.
"Permintaan terhadap mobil listrik turun dan AI yang kini sedang tren," imbuh dia.
Firma riset pasar Counterpoint sebelumnya mengatakan permintaan akan ponsel berteknologi AI akan semakin tinggi dalam waktu ke depan. Pada 2020 saja, diperkirakan permintaan akan gawai canggih itu mencapai 100 juta unit.
Sementara permintaan akan mobil listrik terus turun, sementara sebagai gantinya pasar mobil dunia mulai melirik mobil hybrid yang dinilai lebih bisa diandalkan sekaligus ramah lingkungan.
Baca Juga: Target Penjualan Mobil Listrik 50% Mercedes-Benz Diundur, Apa Sebab?
Berita Terkait
-
Sempat Paksakan Elektrifikasi Kendaraan, Kini Joe Biden Melunak?
-
Kreatif, Renault Sulap Mobil Kunonya Jadi Berteknologi Canggih dan Modern
-
iPhone 17 Series Bakal Pakai Layar ProMotion, Janjikan Refresh Rate Hingga 120Hz
-
Ternyata Microsoft Sempat Mau Jual Bing ke Apple, Buntut Kalah Saing dari Google
-
Oppo Air Glass 3 Diumumkan di MWC 2024, Kacamata AR Pesaing Apple Vision Pro
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan