Suara.com - Masih terngiang serunya menunggu Attack Mode dari sebuah balap Formula E atau balap jet darat tenaga listrik atau energi terbarukan di Sirkuit Formula E Ancol Jakarta. Para pembalap geber habis tunggangan mereka sampai indikator baterai menunjukkan angka minus.
Sayangnya, sebelum 2023 berakhir laman resmi Formula E menyatakan balapan tidak digelar di Tanah Air untuk edisi 2024. Senada salah satu pendukung utama balap kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) ini mengabarkan kepada Suara.com tentang ketidakhadiran laga di Ibu Kota.
Dikutip dari kantor berita Antara, Formula E ABB FIA tidak pentas di Kota Jakarta karena bersamaan waktunya dengan masa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Awalnya direncanakan digelar 8 Juni 2024, sementara Pemilu sudah rampung pada 14 Februari tahun ini.
Kontrak antara Formula E Operation (FEO) dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai penyelenggara di Indonesia berdurasi tiga tahun. Yaitu kurun 2022 - 2024.
Bila dibatalkan atau diundur akan menyalahi kesepakatan dan dicatat sebagai pelanggaran.
JakPro menyatakan bahwa penyelenggaraan Electric Vehicle (EV) Formula E diundur ke 2025 atau tahun depan karena masih berfokus pada pelaksanaan Pemilu 2024.
"Diundur tahun depan, jadi tahun ini kita tidak ikut karena pemilu," jelas Ivan Cahya Permana, Project Director Jakarta EPrix 2023 di Balai Kota, Jakarta, Rabu (28/2/2024).
Ia menandaskan pengunduran ini sudah mutlak kepastiannya yang telah diputuskan sebelum pemilu bersama pemegang lisensi balapan Formula E Operation (FEO).
Baca Juga: NXT Gen Cup:MINI Cooper SE Jadi Satu-satunya Mobil Balap Listrik Andalan
Adapun terkait biaya komitmen (commitment fee), pihaknya menyatakan siap mengikuti kesepakatan kontrak yang sudah ada dan dijanjikan.
"Kami mengikuti apa yang ada saja, sudah ada kontrak commitment fee dan kami ikuti," lanjut Ivan Cahya Permana.
Pihak Jakpro akan memberikan pengumuman khusus terkait berapa hari penyelenggaraan Formula E akan diadakan di Indonesia nantinya.
"Nanti itu ada pengumuman khusus kalau sudah yakin," kata Project Director Jakarta EPrix.
Jadi, jadwal balapan Formula E untuk Kota Jakarta adalah 2025.
Nah, di saat itulah kesempatan untuk jumpa kembali dengan para pembalap Formula E yang keren bisa direalisasikan.
Antara lain dengan Maximilian Guenther, Mitch Evans, Stoffel Vandoorne, Pascal Wehrlein, dan masih banyak lagi.
Berita Terkait
-
APBN 2025 Defisit Rp670,34 Triliun, Pemerintah Beberkan Kondisi Fiskal di DPR
-
Perpres 111/2025 Masukkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter, Apa Artinya?
-
Gubsu Bobby Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemprov Sumut Catat Surplus Rp521,494 M
-
Target APBN 2025 Banyak Meleset, Purbaya Ungkap Penyebabnya
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran
-
Detik-detik Tabrakan Kereta Api dengan Truk hingga Terbelah Dua di Sergai
-
Kampung di Yogya Sulap Ratusan Galon Bekas Jadi Dekorasi HUT RI, Cantik Sekaligus Ramah Lingkungan
-
Rilis PV Perdana, Millennium Family Diadaptasi Jadi Anime
-
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
-
Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026
-
Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah
-
Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik
-
DPR Ungkap Sejumlah Dampak Besar dari Pemisahan Dana Pendidikan dari Program MBG