Suara.com - Pemerintah menargetkan pembatasan penggunaan Pertalite yang akan diterapkan mulai tahun ini. Akibatnya, tak semua jenis kendaraan bisa beli bensin tersebut.
Tak cuma Pertalite, pembatasan Solar pun juga akan diberlakukan, di mana fokusnya akan ditujukan ke kendaraan angkut pangan, angkutan umum dan sebagainya.
Untuk selengkapnya, berikut adalah 5 rangkuman fakta terkait rencana pembatasan ini:
1. Target Penerapan Tahun Ini
Pemerintah menargetkan penerapan pembatasan penggunaan Pertalite mulai tahun ini. Hal ini dilakukan melalui revisi Peraturan Presiden (Perpres) no. 191 tahun 2014.
2. Revisi Aturan Sedang Dilakukan
Menteri ESDM, Arifin Tasrif, menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sedang melakukan revisi terhadap Perpres tersebut. Dengan revisi ini, akan diatur mengenai siapa saja yang boleh membeli Pertalite.
3. Kategori Kendaraan yang Boleh Menggunakan Pertalite
Setelah penerapan pembatasan, akan ada ketentuan mengenai jenis kendaraan yang boleh membeli Solar dan Pertalite. Biasanya, kendaraan yang angkut bahan pokok dan angkutan umum akan diberikan prioritas.
Baca Juga: Aaliyah Massaid Belajar Mobil Pakai Toyota Vellfire, Wajah Panik Thariq Gak Bisa Bohong
4. Skenario Pembatasan untuk Mobil dan Motor
Terdapat skenario pembatasan yang diajukan, terutama untuk mobil dan motor. Untuk mobil, terdapat usulan agar hanya mobil dengan kapasitas di bawah 1.400 cc yang boleh menggunakan Pertalite. Sedangkan untuk motor, hanya motor dengan kapasitas di bawah 150 cc yang masih diizinkan menggunakan Pertalite.
5. Uji Coba Pembatasan Telah Dilakukan
Sebelum penerapan secara resmi, Pertamina telah melakukan uji coba pembatasan penggunaan Pertalite bagi yang belum mendaftar di Program Subsidi Tepat MyPertamina.
Jika belum mendaftar, pengguna hanya dapat mengisi maksimal 20 liter per hari, sementara yang sudah mendaftar tidak akan mengalami pembatasan.
Berita Terkait
-
Aaliyah Massaid Belajar Mobil Pakai Toyota Vellfire, Wajah Panik Thariq Gak Bisa Bohong
-
Honda BeAT Tampil dengan Warna Baru, Kesan Premium Terpancar dan Makin Stylish
-
Fuji Beli Mobil Senilai Miliaran, Komentar Kakak Malah Bawa-Bawa Status Janda
-
Spesifikasi dan Harga Suzuki Ertiga Diesel Bekas per Maret 2024: Lebih Oke dari LCGC 3 Baris?
-
Bugar di Jalan Raya Saat Ramadan: Tips Aman Berkendara Motor Saat Puasa
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Buka Kaca Mobil di Istana, PM Thailand Balas Sambutan Pelajar dengan Gestur Jari Cinta
-
Sudaryono Copot 137 Kepala Dapur MBG, Penyebabnya Keracunan hingga Ngentit Uang
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Kabar Bagus! Harga Minyak Dunia Turun Usai AS - Iran Mau Berunding Lagi
-
15 Ide Lomba 17 Agustus yang Cocok untuk Semua Usia, Seru dan Tidak Membosankan
-
Berburu Kursi Empuk, Trik Pragmatis Golkar 'Anti-Oposisi' Demi Amankan Kekuasaan
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Apakah Implora Jelly Tint Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pengguna
-
Buntut Sidak Jalan Suryakencana, Wawali Jenal Mutaqin Evaluasi Bagi Hasil Juru Parkir