Suara.com - Honda mengurangi margin untuk dealernya di Kanada hingga 44 persen. Pemotongan margin berlaku di seluruh jajaran produk dengan tingkat yang berbeda-beda.
Kebijakan tersebut merupakan sebagai langkah penting dalam transisi Honda ke mobil listrik dari mesin pembakaran internal.
Meskipun dealer merasa frustrasi dengan hilangnya pendapatan, mereka mungkin akan membebankan biaya tersebut kepada konsumen.
Carscoops, melaporkan bahwa langkah tersebut terkuak melalui wawancara dengan dealer Kanada dan sumber industri yang mengetahui masalah ini. Margin keuntungan biasanya berkisar antara 4,5% hingga 8%, tergantung pada modelnya.
Pemotongan 2% yang diusulkan akan mengurangi margin keuntungan sekitar 44% pada skala yang lebih rendah.
Menurut sumber anonim, keputusan untuk menerapkan pengurangan margin belum pernah terjadi sebelumnya di industri ini.
Meskipun merek lain telah melakukan langkah serupa terkait model atau mobil listrik tertentu, ini adalah pertama kalinya dilakukan secara menyeluruh.
Para dealer telah menyatakan ketidaksenangan mereka terhadap keputusan ini, dan menyebutnya sebagai perampasan uang secara terang-terangan.
Salah satu dealer menyatakan bahwa tidak adil jika mereka harus menanggung biaya dari implikasi margin produsen. Namun, pelanggan Honda mungkin akan merasa lebih berani jika dealer mempertimbangkan cara-cara untuk mencegah hilangnya keuntungan.
Baca Juga: Sambut Ramadan, PT Wahana Makmur Sejati Tebar Promo Motor Honda Khusus Maret 2024
Beberapa dealer dilaporkan mengharapkan Honda untuk mengizinkan mereka membebankan biaya administrasi tambahan untuk menutupi kerugian, meskipun saat ini hal ini bertentangan dengan kebijakan Honda.
Tidak jelas apakah kebijakan ini akan segera berlaku untuk semua dealer di negara lain. Salah satu dealer berkomentar bahwa meskipun kejadian seperti itu selalu mengejutkan, penting untuk fokus pada fakta bahwa mereka sedang mengupayakan ganti rugi.
Dealer lain menyarankan agar jaringan dealer dapat berkolaborasi untuk menekan Honda agar membatalkan kebijakan baru ini.
Berita Terkait
-
Sambut Ramadan, PT Wahana Makmur Sejati Tebar Promo Motor Honda Khusus Maret 2024
-
Lagi Hot, Berapa Harga Mitsubishi Xpander Bekas per Maret 2024?
-
Mobil Listrik Bermasalah, Hyundai dan KIA Kompak Lakukan Recall
-
Jangan Lewatkan Promo THR Daihatsu untuk Mudik Lebaran Tahun Ini
-
Desain Paten Motor Misterius Honda Bikin Penasaran, Bentuk Mirip Tunggangan Ksatria Baja Hitam
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Nissan Penantang HR-V, Pesona Motor Mirip Harley-Davidson
-
Sering Diabaikan! Begini Cara Merawat Rem Motor
-
Apa Beda Lis Biru di Bawah vs Samping pada Pelat Mobil Listrik? Berikut Faktanya
-
Pesona Suzuki Smash 2026: Fiturnya Humble tapi Disukai Pengoprek Balap
-
Nissan Siapkan Pesaing Honda HR-V dan Hyundai Creta: Mesin 1300cc Pakai Turbo
-
Modal Chery Q Jawab Kecemasan Calon Pengguna Mobil Listrik di Indonesia
-
Harga Mobil Listrik VinFast VF 8 Terjun Bebas, Fitur Krusial Apa Saja yang 'Disunat'?
-
Punya Dana Mulai 40 Juta? Ini 6 MPV 7 Penumpang Bermesin 'Badak' yang Pantang Masuk Bengkel
-
4 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson tapi Murah 2026, Mulai Rp30 Jutaan
-
Skutik Entry Level Rasa Premium: Transformasi Total Yamaha Mio 2026, Cukup Buat Jegal Honda Vario?