Suara.com - Suzuki Indonesia buka suara terkait penarikan kembali atau recall terhadap produk ikonik Suzuki Jimny yang terjadi di Ausralia.
Disampaikan Joshi Prasetya, Dept. Head Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), pihaknya saat ini masih akan melakukan pengecekan apakah model yang dipasarkan di Indonesia juga ikut terdampak.
Joshi menegaskan, program recall adalah bentuk tanggung jawab pabrikan terhadap konsumennya. Untuk itu, Suzuki akan terbuka jika memang Jimny yang dijual di Indonesia turut terdampak recall.
"Karena kita mengutamakan konsumen. Nggak semua kasus recall itu terjadi karena kesalahan-kesalahan produksi atau salah desain. Banyak kok kasus-kasus yang baru muncul bila kendaraan sudah berjalan misalkan di atas 50 ribu km. Dan buat kita recall itu adalah bentuk tanggung jawab kita, jaminan kualitas," ujar Joshi di Bekasi, Jawa Barat, belum lama ini.
Sementara itu, Ei Mochizuki selaku Asst. To Strategic Planning Dept Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menambahkan pihaknya akan mengumumkan kalau memang mobil yang dijual di Indonesia terkena dampak recall.
"Kita pasti berani (mengirim) press release kalau ada isu mengenai recall. Soal isu quality, kami produsen harus jujur kepada konsumen. Jangan ditutup-tutupi," katanya di tempat yang sama.
Sebelumnya dilansir dari The Drive, pabrikan berlambang huruf S ini mengumumkan untuk melakukan penarikan kembali alias recall untuk Suzuki Jimny untuk pasar Australia.
Mobil ikonik mengalami masalah pada pompa bahan bakar yang mengharuskan Suzuki Australia melakukan recall terhadap 762 unit Jimny produksi 2018 hingga 2019.
Baca Juga: Mobil Listrik Bermasalah, Hyundai dan KIA Kompak Lakukan Recall
Berita Terkait
-
Peluang Suzuki Jimny 5 Pintu untuk Diproduksi Lokal Masih Sulit
-
Sempat Trending, Suzuki Jimny Mendadak Kena Recall, Ada Apa?
-
Suzuki Bicara Peluang Hadirkan Produk Hybrid Baru ke Indonesia
-
Toyota Panggil Pengguna Land Cruiser 300 dan Lexus LX600 Datang ke Bengkel Resmi Karena Masalah ECU
-
Hyundai Indonesia Buka Suara soal Recall Ioniq 5 dan 6
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga