Suara.com - Perusahaan Umum Damri akan membeli 150 unit bus listrik melalui usulan penyertaan modal negara (PMN), untuk mendukung program pemerintah terkait penggunaan kendaraan listrik.
“Jumlah pengadaan atau penambahan bus listrik dalam usulan PMN tahun 2025, yang akan kami usulkan sekitar 150-an unit (bus listrik),” kata Corporate Secretary Perum Damri Chrystian R. M. Pohan dalam keterangan di Jakarta akhir pekan kemarin.
Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengusulkan sebanyak 16 perusahaan pelat merah mendapatkan PMN senilai Rp 44,24 triliun di 2025, satu di antaranya yakni Perum Damri sebesar Rp 1 triliun untuk penyediaan bus listrik.
Baca Juga: Cara Bayar Tiket Bus DAMRI Bisa Pakai Apa Saja? Aman Jika Tidak Bawa Uang Tunai
Terkait usulan tersebut, Pohan mengatakan bahwa Perum Damri akan menggunakan dana PMN 2025 sebesar Rp 1 triliun tersebut untuk peremajaan kendaraan antarkota dan daerah perintis serta pengadaan bus listrik.
Pohan, demikian dilansir dari Antara, mengatakan Perum Damri bakal terus menambah armada bus listrik sebagai upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Apalagi pemerintah sedang gencar mendorong penggunaan kendaraan listrik.
Ia menuturkan bahwa saat ini Perum Damri memiliki armada sebanyak 2.000 unit yang tersebar di 44 cabang di seluruh Indonesia. Dari ribuan armada tersebut sebanyak 200 unit merupakan bus listrik, sedangkan sisanya merupakan kendaraan konvensional.
Dia menyebut bahwa bus listrik Damri saat ini telah beroperasi di wilayah Jakarta, Surabaya, dan Bandung.
Baca Juga: Informasi untuk Pemudik! Berikut Jadwal Keberangkatan Damri Jakarta-Lampung dan Tarifnya
Baca Juga: Jadi Operator Bus Mudik Gratis BUMN, Gimana Layanan Reguler Damri?
“Bus listrik kan termasuk program pemerintah juga, jadi sebenarnya kami mendukung program pemerintah, terutama untuk support DKI. Transjakarta kan banyak, kami akan banyak ke sana sih. Tapi sebenarnya Damri kalau bus listrik tidak cuma melayani di sini (Jakarta), kami juga ada di Surabaya. di Bandung,” tutur Pohan.
Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengusulkan pengajuan PMN untuk 16 perusahaan pelat merah senilai Rp 44,24 triliun di 2025. Pemberian PMN tersebut diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.
Berita Terkait
-
Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
Transjabodetabek Tak Mungkin Bertahan di Tarif Rp 3.500
-
PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir
-
27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya