Suara.com - Bagi pengguna motor, oli mesin mungkin jadi prioritas perawatan. Tapi tahukah kalian, ada pahlawan tersembunyi lain yang perannya tak kalah penting? Ya, oli gardan.
Oli gardan bekerja di balik layar, melumasi gir dan komponen penting lainnya pada sistem transmisi motor Anda. Fungsinya memastikan perpindahan gigi halus dan responsif, terutama pada motor matic.
Nah, kalau oli gardan ini jarang diganti, bisa-bisa si motor malah jadi "bete" lho.
Dampak Buruk Membiarkan Oli Gardan Kotor
Oli gardan yang kotor dan penuh dengan kotoran logam akibat jarang diganti bisa menimbulkan berbagai masalah. Ini dia masalah yang bisa terjadi jika kelupaan ganti oli gardan dilansir dari MotorkuX.
- Gesekan Tinggi Bikin Motor Loyo
Oli kotor membuat komponen gardan saling bergesekan berlebihan. Akibatnya, tarikan motor jadi berat dan terasa kurang bertenaga, apalagi saat perpindahan gigi. Ibaratnya, si motor jadi seperti harus berlari sambil mengenakan sepatu boot tebal.
- Seal Bocor, Gardan Rusak
Oli gardan juga berfungsi menjaga seal agar tetap rapat. Kalau olinya kotor dan tak bisa melumasi dengan baik, seal bisa jadi getas dan bocor. Ini bisa membuat oli gardan berkurang dan komponen gardan jadi rusak. Wah, bisa jebol dompet nanti untuk perbaikan.
- Overheating, Bahaya Mengintai
Oli kotor tak bisa menyerap panas dengan baik. Akibatnya, komponen gardan bisa kepanasan alias overheating. Ini bisa menyebabkan kerusakan serius pada komponen gardan, bahkan bisa membuat sistem transmisi motor Anda mogok total.
Baca Juga: Toyota Beri Sentuhan Penyegaran pada New Rush GR Sport, Simak Perbedaannya...
Berita Terkait
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung