Otomotif / Mobil
Kamis, 04 April 2024 | 22:40 WIB
Pikap BYD dengan mesin PHEV akan menjadi lawan Toyota Hilux dan Isuzu D-Max. [Dok BYD]

Suara.com - BYD pada pekan ini memamerkan wajah pickup bermesin hybrid, yang rencananya akan dipasarkan di China dan pasar global. Pikap ini akan jadi penantang Toyota Hilux, Isuzu D-Max dan Ford Ranger.

Dalam foto yang disebar BYD, raksasa mobil elektrifikasi asal China itu, terlihat sebuah pikap kabin ganda dalam balutan cat kamuflase biru-oranye.

Sepintas truk pikap ini mirip dengan Hilux, D-Max atau Ranger. Meski demikian, seperti dilansir dari CNBC, BYD belum membocorkan interior mobil tersebut, juga soalnya harganya.

Baca juga: Tesla Kembali Jadi Raja Mobil Listrik setelah Kalahkan BYD di Triwulan I 2024

Tetapi menurut Carnewschina, pikap BYD itu akan menggunakan mesin plug in hybrid atau PHEV. BYD sendiri memiliki teknologi hybrid Dual Mode atau DM-i, yang sudah digunakan pada beberapa mobil penumpangnya.

BYD Yangwang U8, mobil plug in hybrid yang mampu terapung dan berputar balik di tempat. [Dok BYD]

Lebih lanjut disebutkan bahwa pikap BYD itu akan diluncurkan awal-awal di Australia dan Afrika Selatan. Meski demikian tidak tertutup kemungkinan mobil niaga itu juga akan dikirim ke Asia Tenggara, termasuk Thailand.

Pikap BYD ini diharapkan akan menjadi senjata baru perusahaan di pasar mobil elektrifikasi, terutama di tengah pasar kendaraan hybrid sedang perlahan naik.

BYD Digeser Tesla

Sebelumnya diwartakan posisi BYD sebagai raja mobil listrik dunia sudah digeser oleh rival utamanya Tesla. BYD hanya menjual 300.114 unit mobil listrik murni selama Januari - Maret 2024, atau turun 13,4 persen jika dibandingkan dengan capaian di periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Penjualan Mobil Listrik BYD Turun 43 Persen, Takhta Kembali Direbut Tesla?

Sementara Tesla menjual 386.810 mobil di triwulan pertama 2024, meski juga turun 8,5 persen dibanding kuartal pertama 2023. 

Berbeda dari Tesla yang hanya menjual mobil listrik murni, BYD juga memproduksi mobil hybrid yang mengombinasikan mesin berbahan bakar minyak dengan motor listrik. 

Baca juga: Pabrik BYD di Thailand Mulai Beroperasi, Kapan di Indonesia?

Secara total, selama Januari - Maret 2024 BYD menjual 626.263 unit mobil, termasuk di dalamnya mobil-mobil hybrid. Angka ini naik 13,4 persen dari tahun lalu dan turun 33,7 persen dari triwulan terakhir 2024.

Penjualan mobil BYD pada Maret lalu mencapai 302.459 unit, naik 46 persen dari Februari. Dari jumlah itu, sebanyak 139.902 unit adalah mobil listrik murni berbasis baterai.

Load More