Suara.com - Kecelakaan maut di Tol Jakarta Cikampek KM 58 pada hari Senin (8/4/2024) menyisakan banyak pertanyaan. Salah satu yang menarik perhatian adalah mobil Gran Max yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Berdasarkan penelusuran polisi, pemilik mobil Gran Max beralamat di daerah Utan Kayu, Matraman, Jakarta Timur. Namun, pemilik rumah yang tertera di STNK mengaku tidak mengenal Yanti Setiawan Budi Dharma, nama yang tercantum sebagai pemilik mobil.
Pemilik Rumah Bingung
Setiawan, pria berusia 61 tahun, pemilik rumah yang tertera di STNK, mengaku kaget dan bingung dengan kejadian ini. Ia menegaskan bahwa meski namanya identik dengan identitas yang tertera di STNK, namun ia tak tahu menahu tentang mobil tersebut. Ia juga tak tahu ada orang lain dengan nama tersebut yang tinggal di rumahnya selain dirinya
"Tidak ada (kaitan dengan Gran Max yang terlibat laka,-red) sama sekali ," ujarnya ke awak media, Senin (8/4/2024).
"Saya pun tidak ada punya mobil Gran Max, enggak punya. Mobil saya enggak ada. Paling gerobak sop buah semua sama susu kedelai," ucapnya.
Pajak Telat, Nopol Diblokir
Diketahui bahwa Daihatsu Gran Max ini memiliki nomor polisi B 1635 BKT. Misteri semakin pelik saat diketahui bahwa mobil Gran Max tersebut telat pajak dan nomor polisinya telah diblokir. Informasi ini diperoleh dari situs resmi Samsat Jakarta.
Mobil ini mempunyai Jatuh Tempo Pajak pada 13-12-2023, dengan masa berlaku STNK di tanggal 13-12-2025.
Baca Juga: Honda HR-V Lagi Hot, Berapa Harganya di Pasar Mobil Bekas?
Berita Terkait
-
Honda HR-V Lagi Hot, Berapa Harganya di Pasar Mobil Bekas?
-
Terungkap, Mobil Grand Max Terlibat Kecelakaan Maut KM 58 Tol Cikampek Diduga Travel Bodong
-
Dua Penumpang Gran Max Korban Kecelakaan Maut KM 58 Tol Cikampek Teridentifikasi, Ini Identitasnya
-
Daftar Kecelakaan Maut di Tol Cikampek: Truk Terbakar hingga Grand Max Adu Banteng dengan Bus
-
Korban Kecelakaan Maut KM 58 Tol Cikampek 12 Orang, Terdiri Dari 7 Laki-laki Dan 5 Perempuan
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
5 Tips Bikin AC Mobil Dingin 'Semriwing': Tak Kepanasan saat Arus Balik Mudik
-
Arus Balik Lebaran 2026 Kapan Dimulai? Pemudik Harus Siap Hadapi Puncaknya
-
Cara Lapor Kecelakaan atau Kendala Mesin di Tol agar Bantuan Cepat Tiba
-
Cara Cek Kondisi Oli Mesin dan Air Radiator Sendiri di Rest Area Saat Mudik dan Balik Lebaran
-
Terpopuler: 7 Mobil Bekas Sekelas Isuzu Panther yang Irit, Motor Brebet saat Digas?
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran