Suara.com - Sebagai pengendara, kita tahu bahwa ban mobil adalah salah satu komponen penting yang menunjang keselamatan dan kenyamanan berkendara. Salah satu faktor penting dalam menjaga performa ban adalah memastikan tekanan anginnya selalu pas.
Banyak yang tidak menyadari bahwa tekanan angin ban yang kurang atau berlebihan dapat membahayakan keselamatan dan merusak mobil Anda. Berikut adalah beberapa alasan mengapa tekanan angin ban pada mobil harus selalu pas:
Bahaya Tekanan Angin Ban Kurang
- Mudah tergelincir: Ban dengan tekanan angin kurang mudah kehilangan traksi, terutama di jalan basah atau licin. Hal ini meningkatkan risiko tergelincir dan kehilangan kendali.
- Tidak seimbang: Tekanan angin yang tidak merata pada keempat ban dapat menyebabkan mobil terasa tidak seimbang saat dikendarai. Hal ini dapat membuat mobil sulit dikendalikan dan berisiko kecelakaan.
- Bekerja lebih keras: Ban dengan tekanan angin kurang harus bekerja lebih keras untuk menopang beban mobil. Hal ini dapat menyebabkan ban cepat aus dan rusak.
- Boros bahan bakar: Ban dengan tekanan angin kurang memiliki rolling resistance yang lebih tinggi, sehingga membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk bergerak.
Bahaya Tekanan Angin Ban Berlebihan
- Rem tidak efektif: Tekanan angin ban yang berlebihan dapat membuat rem mobil tidak bekerja dengan maksimal. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan saat pengereman mendadak.
- Ketidaknyamanan: Ban dengan tekanan angin berlebihan terasa keras dan tidak nyaman saat dikendarai.
- Suspensi rusak: Tekanan angin ban yang berlebihan dapat merusak suspensi mobil.
- Ban mudah meledak: Tekanan angin ban yang berlebihan dapat menyebabkan ban mudah meledak, terutama saat melaju dengan kecepatan tinggi.
Tips Menjaga Tekanan Angin Ban
- Periksa tekanan angin ban secara rutin, minimal sebulan sekali.
- Gunakan alat pengukur tekanan angin yang akurat.
- Sesuaikan tekanan angin ban dengan spesifikasi mobil Anda.
- Periksa tekanan angin ban sebelum melakukan perjalanan jauh.
Tekanan angin ban yang pas sangat penting untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan berkendara. Pastikan Anda selalu memeriksa dan menyesuaikan tekanan angin ban secara rutin untuk menghindari bahaya yang dapat terjadi.
Berita Terkait
-
Isi Garasi Arie Febriant, Kekayaannya Capai Rp 2 M Tapi Cuma Punya Dua Mobil Standar Pegawai Ini
-
Uji Coba Rambu Pintar Dimulai: Bisa Deteksi Pengendara yang Gunakan Ponsel
-
Ahli Ini Jelaskan Penyebab 2 Mobil Terbakar Saat Tabrakan di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek
-
Natasha Rizky Curhat Sempat Panik saat Pinjam Mobil Listrik Desta, Ada Apa?
-
Mengenang Babe Cabita: Suzuki Katana Kesayangan Pernah Ditawar Raffi Ahmad sampai 300 Juta
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil