Ilustrasi mobil bekas. (Pexels.com/Tobi)
Suara.com - Mudik Lebaran merupakan momen spesial untuk berkumpul bersama sanak saudara. Tak jarang, momen ini dimanfaatkan untuk bepergian bersama dalam satu mobil. Namun, perlu diingat bahwa mobil memiliki batas muatan yang tidak boleh dilampaui. Mudik dengan overcapacity atau kelebihan muatan bukan hanya tidak nyaman, tetapi juga berbahaya.
Bahaya Overcapacity
- Mesin Bekerja Keras: Kelebihan muatan membuat mesin bekerja ekstra keras. Hal ini dapat menyebabkan mesin cepat panas, boros bahan bakar, dan berisiko mogok di tengah jalan.
- Rem Tidak Optimal: Rem mobil dirancang untuk menampung beban tertentu. Kelebihan muatan dapat membuat rem tidak bekerja optimal, sehingga jarak pengereman menjadi lebih panjang dan berisiko kecelakaan.
- Ban Rusak: Kelebihan muatan dapat menyebabkan ban mobil kempes, bocor, atau bahkan meledak. Hal ini sangat berbahaya, terutama saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi.
- Suspensi Rusak: Suspensi mobil dirancang untuk menopang beban tertentu. Kelebihan muatan dapat menyebabkan suspensi rusak, sehingga mobil terasa tidak stabil dan handlingnya menjadi buruk.
- Kecelakaan: Overcapacity dapat membuat mobil tidak stabil dan sulit dikendalikan. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat berbelok, mengerem, atau menanjak.
Tips Mudik Aman dan Nyaman
- Perhitungkan Jumlah Penumpang: Pastikan jumlah penumpang tidak melebihi batas muatan mobil.
- Tata Barang dengan Benar: Tata barang bawaan dengan rapi dan seimbang di bagasi mobil. Hindari meletakkan barang di kursi penumpang.
- Gunakan Roofbox: Jika barang bawaan banyak, pertimbangkan untuk menggunakan roofbox.
- Periksa Tekanan Ban: Pastikan tekanan ban sesuai dengan spesifikasi mobil.
- Berkendara dengan Hati-hati: Hindari mengebut dan selalu berhati-hati saat berkendara.
Mudik bersama keluarga tercinta memang menyenangkan. Namun, utamakan keselamatan dan kenyamanan selama perjalanan. Hindari overcapacity dan patuhi aturan lalu lintas agar mudik Anda lancar dan aman.
Komentar
Berita Terkait
-
Kerahkan Ribuan Personel, Polda Metro Jaya Akan Putar Balik Rombongan Warga yang Takbiran Keliling
-
Kecil-Kecil Cabe Rawit, Ini Pentingnya APAR di Mobil
-
Mudik Lebaran Meriah, Pendapatan Jasa Bungkus Koper Bandara Ikut Semringah
-
Durhaka! Anak Tega Bacok Ibu Kandung Jelang Lebaran di Cengkreng
-
Lebaran Terakhir Sebagai Presiden, Jokowi Belikan Baju Lebaran Puluhan Anak Yatim
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Siasat Kurir Sembunyikan 86 Kg Sabu di Pinggir Sungai Gagal, 6 Orang Diciduk dan Bos Aeng Buron
-
Harga Telur Anjlok, SPPG Wajib Serap Telur Rp26.500 per Kg untuk MBG
-
17 Tahun Menunggu, Transmigran di Kerinci Masih Hidup Tanpa Listrik
-
Kebahagiaan itu Bukan Dikejar: Refleksi Menarik dari Buku Happiness Here!
-
Dugaan Penggelapan Rekrutmen BLUD RSUD Karanganyar, Polisi Telusuri Aliran Dana
-
Apakah Smartwatch Bisa untuk WA? Ini 5 Merk yang Mendukung WhatsApp
-
Viral Sam Meychou Jadi Tahanan Tercantik di Kamboja, Siapa Dia dan Kena Kasus Apa?
-
Nikmati Cashback Rp45 Ribu di Marugame Udon Pakai QRIS BRImo
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Tragedi Tolikara, DPR Desak Pemerintah Jamin Nyawa Warga Sipil di Papua