Suara.com - Nama Bharada E atau Richard Eliezer kembali disorot. Namun bukan tentang kasus yang melibatkan Ferdy Sambo, melainkan dirinya memutuskan menikah.
Ia sepakat untuk menikahi kekasihnya, Duce Maria Angeline Christanto alias Ling Ling pada akhir April 2024 ini.
Bharada E tetap akan menjadi polisi meskipun dirinya terlibat pembunuhan Brigadir Yosua.
Karopenmas Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan di Jakarta pada Rabu (22/2/2023) mengungkap bahwa Richard masih bisa berkarier di Brimob. Ia tetap harus memenuhi sanksi berupa demosi selama satu tahun.
Lalu bagaimana gaji yang diterima Bharada E usai diputuskan untuk tetap bisa berkarier di Brimob?
Dalam PP (Peraturan Pemerintah) 17/2019 tentang Perubahan Keduabelas atas PP 29/2011 tentang Peraturan Gaji Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, seorang berpangkat Bhayangkara Dua (Bharada) akan mendapatkan gaji pokok sebesar Rp1.643.500 hingga Rp2.538.100.
Gaji tersebut ternyata tak mampu untuk bisa membeli Honda BeAT dalam kurun waktu sebulan.
Ia harus bisa mengumpulkan gajinya hingga 6 bulan ke depan untuk bisa membeli Honda BeAT. Untuk harga Honda BeAT untuk versi terendah, CBS dibanderol RP 18,33 juta.
Jadi Bharada E harus bekerja setahun dulu baru bisa membeli Honda BeAT jika mengandalkan dari gaji pokok saja.
Baca Juga: Biodata dan Agama Ling Ling, Kekasih Bharada E yang Ajak Pacar Pindah Agama
Namun ia bisa saja membeli Honda BeAT dalam waktu sebulan. Pasalnya, Bharada E masih ada segudang tunjangan berupa tunjangan istri/suami, tunjangan pangan/beras, tunjangan anak, tunjangan jabatan struktural/fungsional, tunjangan umum, dan beberapa tunjangan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Hidup Berpindah Mengikuti Hutan: Perjuangan Punan Batu Benau-Sajau Mempertahankan Ruang Hidup
-
Rampok Toko Emas Pakai Senpi Dinas, Briptu MZ Dipecat dari Polda Aceh
-
Sukses Mulia Story: Ketika Mimpi Besar Menjadi Jalan Memutus Rantai Kemiskinan
-
Diiringi Lagu Glenn Fredly, Delvis Rettob Dinobatkan sebagai Ketua Presidium PP PMKRI
-
522 Anak dan Remaja Hidup dengan HIV di Sidoarjo, Pentingnya Memahami Angka dan Mencegah Stigma
-
Bupati Pemalang Kena OTT, Jadi Operasi Tangkap Tangan KPK ke-18 Sepanjang 2026
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi Dinilai Disfungsional, Terkesan Tak Percaya Polda Jabar
-
Rumah Sakit Jepang Seperti di Zona Perang, Kewalahan Obati Korban Gempa Bumi Kumamoto
-
Review Buku Anything, Kisah Hangat Tentang Arti Sebuah Rumah
-
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat