Suara.com - Pertalite, bahan bakar minyak (BBM) dengan nilai RON 90, akan digantikan oleh Pertamax Green 92 mulai tahun 2024. Pertamax Green 92 adalah campuran antara Pertalite dengan etanol 7 persen (E7).
Perubahan ini sejalan dengan ketentuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang menetapkan RON 91 sebagai produk BBM terendah yang bisa dijual di Indonesia.
Peredaran BBM yang satu ini mulanya terjadi hampir sedekade lalu, lebih tepatnya di tahun 2015. BBM berwarna hijau ini diperkenalkan sebagai respons terhadap tingginya konsumsi Premium yang dulu sangat populer karena harganya murah.
Nyelenehnya, dulu Pertalite diperkenalkan dengan alasan yang berkebalikan dengan sebab dihapusnya.
Kala itu, Pertalite diklaim sanggup menghasilkan emisi yang lebih rendah dan lebih ramah lingkungan, setidaknya dibandingkan dengan Premium.
Jelang Pertalite dihapus, BBM ini diketahui dijual dengan harga Rp 10.000 per liter. Rupanya harga BBM tersebut beda 1.600 rupiah dari ketika pertama dirilis, yakni Rp8.400 per liternya.
Di tahun 2016, BBM ini sempat makin murah dengan harga Rp 7.900 per liter, dan turun lagi hingga sempat menyentuh angka Rp 6.900 satu liternya. Jelang akhir tahun tersebut, harganya mencapai Rp 7.450 per liter.
Sempat naik turun dalam beberapa tahun kemudian, akhirnya harga Pertalite stabil di angka 10.000 per liter di tahun 2022 tepatnya pada bulan September, bahkan hingga sekarang.
Baca Juga: Pertalite Dihapus Sebentar Lagi: Deretan Motor Ini Sebetulnya Haram Pakai BBM RON 90
Berita Terkait
-
Pertalite Dihapus Sebentar Lagi: Deretan Motor Ini Sebetulnya Haram Pakai BBM RON 90
-
Pertalite Dihapus: Apa Saja Deretan Motor yang Tak Cocok untuk Tenggak BBM RON 92?
-
Harga BBM Tidak Naik Sampai Juni, Meski Ada Perang Iran - Israel
-
Nozzle Warna Ungu di SPBU Pertamina, Varian BBM Baru Pengganti Pertalite?
-
Harga BBM Menukik, SPBU Pertamina Tidak Naik
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
5 Pilihan Motor Matic Murah Siap Kuasai Tanjakan, Cocok Buat Mudik ke Pegunungan
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri
-
Suzuki Swift Hybrid Sakura Edisi Spesial Tawarkan Kemewahan Khas Jepang Berpadu Teknologi Hybrid