Suara.com - PT Pertamina Lubricants, produsen pelumas lokal yang telah lama mendukung olahraga motor sport di Indonesia sangat memahami kebutuhan pembalap akan performa mesin yang tangguh untuk mobil-mobilnya.
Kerja samanya dengan pembalap Rifat Sungkar dan tim-tim balap dunia termasuk Lamborghini Squadra Corse, divisi balap Lamborghini, menjadikan PT Pertamina Lubricants unggul di industri. Salah satu buktinya adalah Pertamina Fastron Platinum Racing 10W-60, yang merupakan hasil kerjasama antara Pertamina Lubricants dan Lamborghini.
“Pertamina Fastron memperkenalkan oli Pertamina Fastron Platinum Racing 10W-60 sebagai salah satu pelumas yang dirancang sebagai pelumas khusus untuk mobil supercar dan berteknologi tinggi, yang cocok untuk medan balap, baik dalam cuaca dingin dan panas yang ekstrim,” kata VP Marketing Pertamina Lubricants Nugroho Setyo Utomo di Sentul, Bogor, Senin (29/4/2024).
“Dengan Fastron Platinum Racing 10W-60 pembalap dapat menikmati pengalaman drifting yang aman dan lancar," imbuh dia di sela-sela acara Pertamina Fastron Drifting Experience di Sirkuit Sentul Otopark.
Oli Fastron Platinum Racing 10W-60 telah terbukti efektif melindungi mesin dalam kondisi ekstrem, seperti di ajang balap Lamborghini Super Trofeo, GT3, World Endurance Championship, dan lainnya.
Rifat Sungkar, yang juga Brand Ambassador Pertamina Fastron dan atlet balap nasional, mengatakan bahwa kualitas-kualitas oli Pertamina Fastron untuk mobil-mobil balap yang membutuhkan mesin berperforma tinggi sudah tidak diragukan lagi.
“Dukungan Pertamina Fastron terhadap pengalaman saya 25 tahun berkarir di dunia balap membuktikan jika Pertamina Fastron mampu melindungi mesin dalam kondisi ekstrem, untuk performa terbaik,” jelas Rifat.
Acara Pertamina Fastron Drifting Experience ini juga diikuti oleh jurnalis dari berbagai media nasional. Mereka mengikuti kelas drifting dari Rifat dan tim Sentul Otopark hingga menjajal sendiri ketangguhan oli Fastron Platinum 10W-60 dengan mengendarai mobil drifting di lintasan sirkuit.
Drifting memerlukan mobil berperforma tangguh karena memerlukan RPM dan torsi tinggi. Selain itu mobil drifting juga memerlukan metode perawatan yang berbeda, salah satunya dengan pemilihan jenis pelumas yang tepat.
Baca Juga: Tim MotoGP Pertamina Enduro VR46 Masuk Seri Eropa, Siap Kibarkan Nama PTPL dan Masuk Top 5
Mesin yang digunakan untuk drifting berbeda dengan mesin standar dan mengutamakan performa ketimbang durabilitas. Mesin balap lebih sering berputar pada RPM tinggi untuk menjaga roda belakang tetap dalam posisi spin. Ini berdampak pada suhu mesin yang relatif lebih tinggi.
Dengan range viskositas yang lebar, pelumas yang baik dapat mendistribusikan panas secara efisien, mengurangi risiko overheating, kerusakan mesin, dan memastikan performa kendaraan tetap optimal.
Untuk mendukung performa optimal, pelumas yang digunakan harus terbuat dari base oil dan aditif terbaik, dan memiliki rentang kekentalan (viskositas) yang lebih lebar sehingga mampu bekerja dengan baik dalam suhu mesin rendah maupun yang tinggi.
Berita Terkait
-
Pemudik Bisa Cek Kesehatan dan Ganti Oli di Selasar Fastron Rest Area KM 57
-
Kolaborasi Pertamina Lubricants dan ITS, Hadirkan Dua Mobil Hemat Energi dengan Mesin Mio
-
IRRA 2025 Resmi Dibuka, Pemilik Mobil Standar Juga Bisa Jajal Reli Petualangan
-
Pelumas Fastron Diesel 5W-30 Diluncurkan di GIIAS 2025, Untuk Mobil Diesel Bermesin Turbo
-
Pertamina Lubricants Dukung Tim Balap Lamborghini di GT World Challenge Asia Mandalika
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga