Suara.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau Gaikindo Yohannes Nangoi mengeklaim bahwa gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) lebih baik dibandingkan dengan pameran mobil serupa di negara lain, seperti Geneva Auto Show di Eropa bahkan Japan Mobility Show.
“Geneva Auto Show sudah tertinggal dengan kita (GIIAS). Pameran kita sudah cukup baik dan kita hanya tinggal bersaing dengan Bangkok Auto Show,” kata Yohannes Nangoi dalam sambutannya di kegiatan jumpa wartawan di Jakarta, Senin (6/5/2024).
Yang membuat GIIAS lebih baik ketimbang dua pameran bergengsi tersebut, adalah lebih lengkapnya merek yang terlibat. Mulai dari merek Jepang, Eropa, Amerika Serikat, Korea Selatan hingga China.
Saat ini, dia menuturkan bahwa pameran otomotif tahunan ini menjadi kedua yang terbesar setelah kegiatan auto show yang ada di China baik Beijing maupun Shanghai.
"Pameran ini menjadi pameran terbesar yang ada di luar China seperti Shanghai maupun Beijing Auto Show,” jelas dia.
Pada tahun ini, GIIAS 2024 menambah lokasi pameran menjadi 11 Hall, yang semula hanya menempati 10 hall lokasi yang menjadi langganan kegiatan acara tersebut di setiap tahunnya.
Meski menggunakan area parkir untuk tambahan area pameran pada tahun ini, pihak penyelenggara memastikan bahwa parkiran sudah mempersiapkan lahan parkir khusus untuk para pengunjung.
GIIAS 2024 yang sudah memasuki tahun ke-31 akan diikuti oleh sebanyak 50 merek ternama. Pameran akan berlangsung pada 18-28 Juli 2024 di ICE BSD, Tangerang.
GIIAS 2024 masih akan berlanjut ke berbagai kota seperti di GIIAS Surabaya pada 28 Agustus hingga 1 September 2024 di Grand City Convex, Surabaya, GIIAS Bandung 25-29 September 2024 di Sudirman Grand Ballroom, Bandung dan juga GIIAS Semarang 23-27 Oktober 2024 di Semarang.
Berita Terkait
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar
-
Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?