Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia, mempertahankan posisi sebagai penguasa pasar kendaraan niaga di Indonesia setelah mencatatkan market share 39,2 persen di tahun fiskal 2023 kemarin.
Di periode April 2023 - Maret 2024, KTB berhasil menjual sebanyak 29.276 unit truk di Indonesia. Tentu saja Mitsubishi Fuso Canter yang menjadi tulang punggung, karena menguasai penjualan kendaraan truk ringan dengan pangsa pasar 57,8 persen.
"Kami akan terus berusaha meningkatkan market share untuk mempertahankan posisi sebagai market leader dengan memanfaatkan setiap peluang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat dan memberikan berbagai program layanan yang sesuai kebutuhan konsumen," kata Direktur Divisi Penjualan dan Pemasaran PT KTB Aji Jaya, Rabu (22/5/2024).
Aji menyampaikan bahwa perusahaan pada kuartal pertama tahun kalender 2024 juga mencatatkan capaian positif dalam penjualan. Selama kurun itu Mitsubishi Fuso menjadi kendaraan paling laris dengan angka penjualan 8.392 unit.
PT KTB berusaha mempertahankan keunggulan di pasar kendaraan niaga Indonesia dengan terus meningkatkan pelayanan.
Mitsubishi Fuso telah memiliki layanan 127 unit Mobile Workshop Service (MWS) yang dapat memberikan layanan perbaikan ke tempat konsumen serta 17 bengkel siaga 24 jam.
Selain itu, Mitsubishi Fuso menyediakan Customer Business Consultant dan berupaya memberikan Best Life Cycle Value bagi konsumen dengan pilihan produk yang sesuai kebutuhan dan layanan terbaik mulai dari pembelian hingga purnajual.
Berita Terkait
-
Mitsubishi Fuso dan Foxconn Dirikan Perusahaan Bus Listrik
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Takhta Pasar Otomotif Nasional Lewat Peningkatan Kualitas SDM
-
Mitsubishi Fuso Bantu Pemulihan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang Sumatera
-
Pabrik Mitsubishi Fuso Siap Produksi Truk Listrik di Indonesia
-
Keputusan Merger Mitsubishi Fuso dan Hino Dinilai Belum akan Berdampak ke Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026