Suara.com - Berita mengejutkan datang dari pabrikan otomotif Jepang. Tak hanya mobil, skandal manipulasi uji emisi juga menyeret nama besar Yamaha.
Akibatnya, Kementerian Transportasi dan Pariwisata Jepang (MLIT) memerintahkan penghentian sementara pengiriman untuk salah satu model motor Yamaha.
Sayangnya, belum ada informasi resmi terkait model Yamaha spesifik yang terkena skandal ini. Namun dilansir dari Arab News, disebutkan bahwa Yamaha telah menghentikan pengiriman motor dengan jenis sport.
Sehingga langkah tersebut bikin publik butuh pencerahan, tipe sport yang mana yang terdampak. Apakah R1? Apakah R25? Apakah motor yang tak dipasarkan ke Indonesia?
Pelanggaran yang dilakukan Yamaha, bersama produsen mobil lainnya seperti Toyota dan Honda, adalah melaporkan hasil uji emisi yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Skandal ini tentu menimbulkan pertanyaan besar terhadap integritas Yamaha. Pabrikan yang selama ini dikenal dengan motor-motor berperforma tinggi kini diragukan komitmennya terhadap lingkungan.
Belum lagi potensi sanksi administratif yang akan dijatuhkan oleh MLIT.
Meski belum ada pengumuman resmi dari Yamaha terkait model yang terdampak, para pecinta motor tentu menunggu klarifikasi dan langkah perbaikan dari pabrikan berlambang garpu tala tersebut.
Harapannya, investigasi ini bisa berjalan transparan dan Yamaha bisa mengembalikan kepercayaan konsumen.
Baca Juga: Yamaha Indonesia Siapkan Motor Turbo Dalam Waktu Dekat? Video Ini Jadi Buktinya
Sementara itu, Toyota, yang juga terseret skandal ini, mengakui adanya kesalahan dalam pengujian emisi untuk tujuh model mobil mereka.
Beberapa model yang terdampak masih diproduksi, seperti Corolla Fielder, Corolla Axio, dan Yaris Cross.
Sedangkan Honda mengakui adanya kesalahan dalam uji emisi dan kebisingan pada puluhan model motor yang sudah tidak diproduksi lagi.
Berita Terkait
-
Yamaha Indonesia Siapkan Motor Turbo Dalam Waktu Dekat? Video Ini Jadi Buktinya
-
Bukan Hanya Mobil Honda dan Mazda, Skandal Uji Emisi Juga Menyeret Nama Besar Yamaha
-
Yaris Cross Tersandung Skandal Uji Keselamatan, Toyota Tegaskan Model di Indonesia Tak Bermasalah
-
Serba-serbi Beda Honda BeAT Dulu dan Versi 2024, Ketambahan Fitur Anti Maling tapi.....
-
Maling Motor di Tanjung Priok jadi 'Mainan' Warga usai Tertangkap: Dipukuli Kondisi Kaki Digantung ke Tiang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan