Suara.com - Wuling Motors (Wuling) melengkapi jajaran produk kendaraan listrik mereka dengan kehadiran model terbaru, Cloud EV.
Berbeda dengan jajaran produk mobil listrik yang sudah dipasarkan Wuling sebelumnya, Cloud EV terbilang lebih nyaman untuk mobil keluarga.
Product Planning Wuling Motors Danang Wiratmoko menjelaskan Cloud EV merupakan mobil listrik segmen medium hatchback lima penumpang.
"Kita membahasakannya itu medium hatchback, tapi dia menyenggol ke multipurpose kan karena ruang kabinnya juga gede," ujar Danang, di Jakarta, belum lama ini.
Dengan dimensi panjang 4.295 mm, lebar 1.850 mm, tinggi 1.652 mm, dengan jarak sumbu roda 2.700 mm. Cloud EV tentunya memiliki ruang kabin yang lebih luas dibanding saudaranya, Air EV dan BinguoEV.
Dengan ruang kabin yang luas, mobil ini sudah dilengkapi dengan head unit berukuran 15,6 inci dan multi information display (MID) berukuran 8,8 inci. Bahan kulit digunakan untuk melapisi dasbor, sandaran tangan pada trim pintu, dan konsol tengah.
Cloud EV dijejali empat mode berkendara, yaitu normal, eco, eco plus, dan sport. Untuk kecepatan tertinggi Cloud EV dapat tembus 150 kilometer per jam, tetapi mode eco plus hanya sampai 80 kilometer per jam.
Mobil ini diklaim memiliki kemampuan menempuh jarak antara 460 hingga 505 kilometer sekali cas.
Cloud EV dilengkapi juga dengan fitur berkendara seperti lane keeping assist dan cruise control. Terdapat fitur penunjang lainnya seperti regenerative braking dan Advanced Driver Assistance System (ADAS).
Baca Juga: Wuling Beri Penawaran Khusus untuk BinguoEV, Ada Gratis Charging...
Untuk performa, Cloud EV dilengkapi baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) dengan kapasitas 50,6 kWh. Dengan motor penggerak menghasilkan daya sebesar 100 kW dan torsi maksimum 200 Nm, yang memungkinkan mencapai kecepatan hingga 150 kilometer per jam.
Mobil listrik ini diproduksi di pabrik Wuling yang berlokasi di Cikarang Jawa Barat. Wuling pun telah memenuhi syarat TKDN yang berlaku untuk Cloud EV.
Harga Wuling Cloud EV dibanderol mulai dari Rp398 jutaan (harga area Jakarta dengan insentif PPN)
Berita Terkait
-
Petinggi Suzuki Akui Mobil Listrik Bukan Jadi Kendaraan Masa Depan, Ini Alasannya
-
Mobil Listrik Xiaomi SU7 Kembali Alami Masalah, Kali Ini Telan Korban Jiwa
-
Volkswagen Injak Rem Investasi Mobil Listrik? Kok Bisa?
-
Karyawan Xiaomi Tersenyum Lebar, Dapat Kenaikan Gaji Hingga Rp 22 Juta, Efek Mobil Listrik Laris Manis?
-
Penduduk Negara Maju Belum Ingin Move On ke Mobil Listrik: Ini Alasan Konsumen!
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal