Suara.com - Ada beberapa teknik dasar dalam berkendara yang seharusnya dikuasai setiap pengendara saat mengajukan permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM). Dalam uji tes SIM, terdapat beberapa persoalan mulai dari pengereman, keseimbangan, hingga teknik menikung.
Dari semua teknik dasar tersebut, teknik menikung merupakan salah satu yang harus dikuasai secara sempurna oleh pengendara. Sebab, satu kesalahan saja bisa membuat pengendara terjatuh dan mengalami kecelakaan saat menikung.
"Dalam menikung, seorang pengendara harus memperhatikan tahapan-tahapan dan hal yang perlu dihindari agar terhindar dari kecelakaan dan tetap nyaman," ujar Safety Riding Development Section Head PT Daya Adicipta Motora, Ludhy Kusuma, Selasa (11/6/2024).
Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah postur tubuh saat menikung, yaitu menggunakan posisi lean with the bike, di mana tubuh cenderung miring sejajar dengan motor.
"Pastikan lutut berada di dalam cover body untuk pengendara motor matic, atau lutut mengapit ringan di tangki untuk pengendara motor sport," sambung Ludhy Kusuma.
Lebih lanjut dijelaskan Ludhy, tahapan pertama yang harus diperhatikan saat menikung adalah mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan, bisa dengan menggunakan rem kombinasi antara rem depan dan belakang.
Pengendara harus dapat menyesuaikan kecepatan saat memasuki tikungan berdasarkan feeling yang dirasakan saat mengendarai sepeda motor, pastikan memasuki tikungan dengan kecepatan yang sesuai, tidak terlalu cepat ataupun terlalu lambat.
Tahap kedua adalah melihat ke arah tujuan, pastikan kepala menghadap ke arah yang akan ditempuh, fokus pada titik paling jauh dari tikungan. Jika belok ke kanan, pastikan kepala menghadap ke kanan; jika belok ke kiri, pastikan kepala menghadap ke kiri. Perhatikan segala informasi dari ujung tikungan, seperti pasir atau potensi bahaya lainnya, untuk mengantisipasi risiko.
Tahap ketiga adalah mengontrol kecepatan dan kemiringan sepeda motor menggunakan rem belakang. Dengan menggunakan rem belakang, pengendara dapat mengendalikan pergerakan sepeda motor dengan lebih baik.
Hindari penggunaan rem depan saat menikung karena dapat membuat ban depan terkunci dan menyebabkan kecelakaan. Setelah keluar dari tikungan, tingkatkan kembali kecepatan untuk menghindari situasi berbahaya dari motor di belakang disesuaikan dengan arus lalu lintas di jalur lurus sebelumnya.
"Teknik dasar berkendara merupakan hal yang sangat penting untuk dikuasai oleh semua pengendara guna mengurangi potensi kecelakaan saat berkendara. Selalu gunakan perlengkapan berkendara yang lengkap dan letakkan keselamatan," pungkas Ludhy.
Berita Terkait
-
Pelajari Teknik Berbelok Anti Jatuh Konyol saat Naik Motor, Cocok Diterapkan saat Ujian SIM C
-
Selain BPJS Kesehatan, Buat SIM Baru Wajib Miliki Sertifikat Mengemudi
-
Siap-siap, NIK Akan Menjadi Nomor SIM di Tahun Depan
-
SIM Segera Menyatu dengan KTP? Ini 5 Faktanya yang Perlu Anda Ketahui
-
Pengguna Vespa Ini Wajib Punya SIM C1, Ini Sebabnya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Daihatsu Hijet Versi Baru Hadir Mulai 128 Jutaan, Kini Ada Fitur 4WD
-
4 Pilihan Mobil 4x4 Bekas Buat Main Tanah, Harga Terjangkau Pas Buat Pehobi
-
Dari Rp150 ke Rp17.000: Menelusuri Sejarah Kenaikan Harga BBM dari Era Soekarno hingga Prabowo
-
Oli Motor Makin Boros di Tengah Kenaikan Harga, Benarkah Tanda Harus Turun Mesin?
-
Terpopuler: 4 Mobil Seharga Aerox, Spesifikasi Motor Matic dan Mobil Kawasaki Harga Miliaran
-
Keamanan Konsumen Terancam Honda Tarik Satu Juta Unit Kendaraan Karena Masalah Serius
-
Harga BYD M6 DM di bawah Rp300 Juta, Lebih Murah dari Toyota Veloz Hybrid
-
Strategi Yamaha Banjir Promo di Jakarta Fair 2026 Redam Dominasi Pesaing
-
Menguji Iritnya Honda PCX 160 RoadSync dalam Touring ke Rancabali
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC