Suara.com - Setelah diluncurkan di Indonesia beberapa bulan silam, Yamaha LEXi LX 155 akhirnya juga turut diperkenalkan di negeri tetangga, Vietnam.
Usai peluncuran ini, warga Indonesia bisa sedikit merasa lebih senang, sebab di Vietnam harga Yamaha LEXi ini lebih mahal.
Sebagai informasi, di menurut situs resmi Yamaha, motor matic 155 cc tersebut dijual dengan harga 25,6 juta rupiah untuk varian paling standar, hingga 30,2 juta untuk varian tertinggi.
Di Vietnam, menurut Moto Saigon, motor tersebut dijual dengan harga 48,5 juta VND alias sekitar Rp 31,2 jutaan untuk tipe paling basic, hingga 48,9 VND alias Rp 31,5 jutaan untuk tipe tertinggi.
Spesifikasi
Seperti apa mesin dari motor matic yang satu ini? Untuk yang masih penasaran, Yamaha LEXi 155 dilengkapi dengan mesin tipe SOHC dengan satu silinder tunggal yang memiliki diameter dan langkah masing-masing 58,0mm x 58,7mm.
Volume silindernya mencapai 155,09 cc dengan perbandingan kompresi 11,6:1. Mesin ini mampu menghasilkan daya maksimum sebesar 11,3 kW pada 8.000 rpm dan torsi maksimum sebesar 14,2 Nm pada 6.500 rpm.
Sistem starternya menggunakan electric starter, sementara sistem pelumasannya adalah wet sump. Kapasitas oli mesin totalnya adalah 1 liter, dengan kapasitas berkala sebesar 0,9 liter.
Sistem bahan bakarnya menggunakan injeksi, dan tipe koplingnya adalah single dry clutch. Transmisi yang digunakan adalah otomatis.
Baca Juga: Potret Motor Sport Retro dari Honda Bermesin 350 Cc, Siapkan Duit Segini untuk Menebusnya
Berita Terkait
-
Potret Motor Sport Retro dari Honda Bermesin 350 Cc, Siapkan Duit Segini untuk Menebusnya
-
Dominasi Yamaha NMAX Turbo Terancam? Ini Dia Motor dengan Teknologi Lebih Canggih
-
Bukan Cuma YECVT pada NMAX Turbo, Yamaha Punya Teknologi Baru Lagi yang Lebih Canggih
-
Tak Puas dengan NMAX Turbo, Yamaha Siapkan Motor dengan Konsep Matic Adventure
-
Fitur Unggulan Yamaha Lexi LX 155 yang Setara dengan NMax
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet