Suara.com - IONIQ 5, yang menjadi andalan Hyundai Motors Indonesia dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2024, bisa menjadi pilihan tepat untuk mereka yang produktif.
Produktivitas didukung oleh fitur-fitur canggih IONIQ 5 seperti Vehicle to Load atau V2L; pengecasan yang fleksibel; dan Bluelink.
V2L
Fitur Vehicle to Load atau V2L, mobil listrik Hyundai IONIQ 5 bisa menjadi semacam power bank raksasa untuk menjadi sumber listrik darurat untuk rumah, seperti ketika listrik padam, hingga untuk mengecas peralatan elektronik seperti laptop, ponsel bahkan hairdryer.
Alhasil aktivitas dan pekerjaan tidak akan menemukan hambatan berkat fitur canggih yang dikembangkan Hyundai pada mobil-mobil listriknya itu.
Fitur V2L Hyundai IONIQ 5, sederhananya, bekerja dengan cara mengambil daya baterai mobil untuk kebutuhan lain - kebalikan dari mengecas baterai mobil.
Colokan cas portable Hyundai IONIQ 5 memiliki lubang untuk mengisi daya rumah atau perangkat elektronik lain. Colokan ini mampu menyalurkan daya maksimal hingga 3.600 Watt, lebih dari cukup untuk kebutuhan darurat. IONIQ 5 bahkan bisa memasok listrik hingga 19 jam jika tipe dimiliki adalah Long Range dengan baterai 72,6 kWh.
Cas fleksibel
Di sisi lain, mengisi baterai IONIQ 5 juga sangat fleksibel. Baterai mobil listrik ini bisa diisi hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 18 menit menggunakan fasilitas ultra fast charger 240 kW.
Baca Juga: Bukan Cuma Mobil, IONIQ 5 Jadi 'Powerbank' Berjalan, Ini Rahasianya
Dengan demikian, pengguna tak perlu menghabiskan waktu lama untuk menggunakan mobilnya untuk aktivitas sehari-hari.
Bluelink
Sementara itu dengan Hyundai Bluelink pengalaman berkendara semakin nyaman dan aman, karena platform ini membuat pengguna dan IONIQ 5 lebih erat terhubung via ponsel. Dengan teknologi ini, pengguna bisa mengatur mobilnya dari jarak jauh via ponsel.
Berikut adalah fitur-fitur aplikasi Bluelink IONIQ 5:
- Remote Start/Stop Climate Control: Menyalakan, mematikan dan mengatur suhu AC
- Remote open and close charging door: Membuka atau menutup pintu port pengisian daya
- Remote Start/Stop Charging : Memulai dan menghentikan pengisian daya melalui aplikasi
- Charging status: Dengan fitur ini pengguna bisa melihat status pengisian baterai IONIQ 5 via ponsel
- Search Nearby: Memungkinkan pengguna mengetahui lebih banyak point of interest (POI), seperti Charging Station, parkir, pusat perbelanjaan hingga restoran terdekat
- EV Driving Range: Melihat jarak tempuh dan kapasitas baterai di aplikasi, sesuai dengan informasi pada instrument cluster
- Previous Destinations: Menginformasikan lokasi-lokasi yang pernah dikunjungi
- Last Mile Navigation: Memindahkan navigasi yang ditampilkan di kendaraan ke aplikasi Hyundai Bluelink ketika lokasi tujuan berjarak 200 m sampai 2 km dari lokasi kendaraan diparkir
- Connected Routing: Menampilkan informasi rute perjalanan, estimasi waktu tiba dan kondisi lalu lintas yang lebih akurat
- Send Destination to Car : Mengirim lokasi tujuan melalui aplikasi tanpa harus menyentuh head unit
- Energy Consumption : Melihat konsumsi daya saat mobil sedang dikendarai
- Scheduled for Charging : Mengatur waktu pengisian daya sesuai kebutuhan pemilik mobil, termasuk target temperatur
- Set Favourite Place : Menetapkan lokasi favorit pengemudi agar disimpan ke dalam navigasi guna memudahkan perjalanan berikutnya
Desain
Hyundai IONIQ 5 mengusung desain Parametric Pixel, yang memadukan nuansa analog dan pixel digital sehingga memberikan kesan orisinil dan tidak lekang oleh waktu. Berkat desain ini, sisi depan dan belakang menampilkan citra yang unik dari IONIQ 5.
Berita Terkait
-
Hyundai Berkolaborasi dengan Banyak CPO, Tambah Ratusan Charging Station
-
Gilga Sahid Beri Mobil Mewah ke Happy Asmara: Begini Canggihnya Teknologi Hyundai Palisade
-
Diumumumkan di GIIAS 2024, Harga All New Kona Electric dari Hyundai Mulai Rp 400 Jutaan
-
Hyundai Memulai Produksi Perdana All New Kona Electric di Indonesia
-
Hyundai KONA Electric Hadir dengan Fitur Ciamik: Baterainya Buatan Lokal, lho!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Mitsubishi Disinyalir Siapkan SUV Baru, Muka Mirip XForce dan Destinator
-
Terpopuler: Mobil Turbo 1000cc, Ekspor Toyota Lumpuh, Skutik Baru Honda & Yamaha
-
3 Mobil Bekas 1000cc Turbo: Pilih Raize-Rocky atau Nissan Magnite? Simak Perbandingan Jujur Pakar
-
Susul BYD, Chery Siap Ramaikan Bursa Mobil Jepang
-
Suzuki Jimny Versi Mini Meluncur, Harga Cuma Rp200 Jutaan
-
Muncul Ancaman 'Submarining', Fitur Kursi Mewah pada Mobil Listrik Bersiap Diharamkan?
-
Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
-
Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap
-
Jadwal Lengkap Moto3 Italia: Mampukah Veda Ega Harumkan Indonesia di Sirkuit Mugello?
-
Bobot Ringan Bak Diet Ketat, Tapi Bagasinya Kalahkan NMAX! Kok Bisa Yamaha Bikin Skutik Seperti Ini?